Polisi Sita Beberapa Dokumen Dalam Penggeledahan di RSUD dr Rasidin Padang

Polisi Sita Beberapa Dokumen Dalam Penggeledahan di RSUD dr Rasidin Padang Tim penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polresta Padang, saat melakukan penggeledahan di salah satu ruangan RSUD dr Rasidin, Jumat (6/9/2019)(Foto:Ist)

Covesia.com - Tim penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polresta Padang, menyita beberapa dokumen dari penggeledahan di sejumlah ruangan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Rasidin Padang, pada Jumat (6/9/2019).

Direktur Utaman (Dirut) RSUD Rasidin Padang, Herlin Sridiani menyebutkan, dari penggeledahan itu, pihak kepolisian tadi menyita beberapa dokumen arsip yang ada di rumah sakit ini. Seperti Surat Keputusan (SK) dan surat dokumen lainnya.

"Tadi ada SK yang dibawa pihak kepolisian. Tentang kasus ini, saya tidak terlalu tahu. Sebab saya menjabat sebagai Dirut di sini sejak tahun 2016. Kemudian saya sendiri belum pernah diminta keterangan dari pihak kepolisian,” kata Herlin Sridiani, pada Jumat (6/9/2019).

Lanjut Herlin Sridiani, meski tidak tahu persis kasus dari penggeledahan tersebut. Namun ia mengakui, dari surat yang diajukan pihak kepolisian merupakan adanya dugaan korupsi alat kesehatan (alkes) tahun 2013 lalu.

"Surat dari pihak kepolisian soal pengadaan alkes tahun 2013 lalu. Kalau kami di sini dari penggeledahan ini, namanya pihak kepolisian melaksanakan tugasnya, tentu kami cuman bisa mendampingi,” sebutnya.

Kemudian dikatakan Herlin Sridiani, masalah alkes ini yaitu pada dirut priode sebelum ia. Dalam pengadaan anggaran dari kementerian kesehatan.

"Kalau untuk alkesnya ada beberapa jenis. Tapi saya tidak bisa merincikan karena terdapat ratusan alkes," ujarnya.

Kontributor: Peri Musliadi

Berita Terkait

Baca Juga