Parkir Sembarangan di Kota Padang, Ini Denda yang Diterapkan Dishub Usai Diderek

Parkir Sembarangan di Kota Padang Ini Denda yang Diterapkan Dishub Usai Diderek Tampak mobil yang parkir sembarangan di badan jalan Sudirman kota Padang (Foto: Covesia/ Iqbal)

Covesia.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang akan berlakukan sistem derek bagi pengendara yang parkir sembarangan di pinggir jalan raya. Perlakuan sistem ini akan berlaku tertanggal pada 1 Oktober 2019.

"Sebenarnya, aturan ini telah ditetapkan, bagi pengendara yang parkir sembarangan akan ditilang Polisi, namun kali ini akan gunakan mesin penderek agar kendaraan itu bisa langsung diangkut," ucap Kepala Dishub Padang, Dian Fakhri kepada Covesia.com, Jumat (6/9/2019).

Dian mengatakan, pihaknya akan memberikan sanksi berupa denda kepada pemilik kendaraan jika mobilnya diderek oleh pihak Dishub. "Sebelum diderek, mobil akan digembok selama 15 menit, jika selama waktu itu pemilik kendaraan tidak datang, maka kami akan bawa ke Mako Dishub," tuturnya.

Dian menyebutkan, mobil yang sudah diderek akan dikenakan tarif denda sebesar Rp350.000 perharinya atau 12 jam. 

"Hitungan perharinya mulai dari mobil tersebut diderek. Jika lewat lima menit pun, pemilik mobil harus bayar dendanya menjadi Rp 700.000, ini juga berlalu bagi kendaraan milik pemerintah dan pribadi," jelas Dian Fakri.

Lanjut Dian, itu dimaksudkan agar pemilik mobil yang parkir sembarangan mendapat efek jera terhadap apa yang diperlukan. "Kami bukan mengambil keuntungan dari sini, mobil yang diderek itu akan terus kami jaga sebelum pemiliknya datang," ujarnya.

Kontributor Padang: M.Iqbal

Berita Terkait

Baca Juga