Jalan Rusak Parah, Masyarakat Maua Ilia-Agam Kesulitan Bawa Keluar Hasil Panen

Jalan Rusak Parah Masyarakat Maua IliaAgam Kesulitan Bawa Keluar Hasil Panen Jalan rusak di Maua Ilia, Kabupaten Agam (Foto: Johan)

Covesia.com - Masyarakat Maua Ilia, Jorong Kayu Pasak Timur, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), harapkan perbaikan jalan oleh pemerintah setempat. Pasalnya semenjak dari simpang kampuang koto menuju maua ilia yang di perbaiki hanya 1 km dan masih tinggal 3,5 km berupa jalan tanah berlobang hingga Maua Ilia.

Tokoh masyarakat setempat Hendri Imam Mangkuto mengatakan, kondisi jalan yang tiap hari dilalui masyarakat setempat sudah sangat memprihatinkan apalagi musim hujan bisa tidak dilintasi sama sekali. “Dari simpang Kampuang Koto sampai Maua Ilia baru di perbaiki sekitar 1,5 km itu pun hanya berupa coran, sementara itu dari batas coran hingga pemukiman masyarakat masih dalam kondisi meprihatinkan, padahal masyarakat sudah menetap disini lebih dari 100 tahun,“ ujarnya saat di konfirmasi Covesia.com, Sabtu (24/8/2019).

Dijelaskan Imam, saat ini Maua Ilia dihuni oleh 200 KK  dengan jumlah lebih kurang  500 jiwa, 70 diantaranya masih pelajar SMP dan SMA yang kesehariannya harus melalui jalur tersebut untuk pergi ke sekolah, jika hari hujan atau pasca hujan, banyak pelajar yang terpaksa meliburkan diri karna tidak memungkinkan untuk melewati jalan tersebut, “begitu juga sebaliknya dengan para guru yang mengajar di SDN 21 Maua Ilia, mereka terpaksa libur atau datang telat, itu sangat mengganggu untuk pendidikan,“ lanjut imam.

Untuk ekonomi, masyarakat setempat mayoritas berprofesi sebagai petani padi, jagung, pinang dan sawit merupakan hasil utama, setiap minggunya 1 ton pinang, 10 ton sawit, 5 ton padi, dan 1 ton jagung di angkut keluar daerah. Jauhnya dan sulitnya jalur  transportasi tentunya berpengaruh kepada harga beli para tengkulak, itu sangat merugikan kepada petani,“ terangnya.

Dijelaskannya jalan yang sudah berstatus jalan kabupaten itu jika di perbaiki bisa menjadi jalan alternative ke kabupaten pasaman timur, karena hanya melalui jalan setapak sekitar 1 km kearah utara sudah sampai ke Binjai, Kecamatan III Nagari, Kabupaten Pasaman Timur.

Selain itu pihaknya juga berharap agar dibangun sebuah Puskesmas Pembantu, (Pustu) di sana, karena jika ada warga yang sakit tidak terlalu susah untuk membawa berobat ke Puskesmas, yang berjarak 7 km.

“Kami berharap pemerintah setempat bisa memperhatikan nasib masyarakat Maua Ilia , jalan merupakan bagian vital dalam pertumbuhan ekonomi serta sangat mendukung untuk pendidikan bagaiman putra-putri kami bisa pintar, sementara sering libur sekolah, selain itu kami juga ingin di dirikan sebuah pustu agar jika ada warga yang sakit tidak kesulitan lagi untuk  berobat,“ harapnya.

(han/don)

Berita Terkait

Baca Juga