Lagi, Seorang Warga Hanyut Terseret Arus Sungai di Pasaman Barat

Lagi Seorang Warga Hanyut Terseret Arus Sungai di Pasaman Barat Ilustrasi (Pixabay)

Covesia.com - Seorang petani di Pasaman Barat kembali dilaporkan hanyut terseret arus sungai di daerah Jorong Siduampan, Nagari Batahan, Kecamatan Ranah Batahan.

Koordinator Basarnas Pasaman dan Pasaman Barat, Zulfahmi mengatakan korban bernama Beringin Sagala (35) warga Simpang Tiga Ophir, Kecamatan Luhak Nan Duo.

Zulfahmi menyebutkan kejadian tersebut berawal dari saat korban tengah berada di kebun sawit yang lokasinya berseberangan dengan sungai daerah Jorong Siduampan, Nagari Batahan.

"Korban melihat air meluap dan hampir menyeret sepeda motor miliknya yang berada di seberang sungai. Kemudian korban mencoba berenang untuk menyelamatkan sepeda motor agar tidak terseret arus sungai. Tiba-tiba korban tidak tanggung menyeberang hingga terseret arus sungai dan tenggelam sekitar pukul 17.30 WIB (23/8) kemarin," kata Zulfahmi, Sabtu (24/8/2019).

Namun kata Zulfahmi, pihaknya baru menerima laporan tersebut dari warga setempat sekitar pukul 10.30 WIB tadi.

"Korban diperkirakan hanyut terseret Sungai di titik koordinat perkiraan 0°24'58,19"N99°30'46,63"E. Jarak lurus dari pos 34,63 Km Radial 313,04 dengan jarak tempuh 4 Jam lewat jalur darat," tambahnya.

Hingga saat ini kata dia masyarakat setempat bersama Tim gabungan sudah mulai melakukan pencarian terhadap korban.

"Kita juga sudah mempersiapkan tim SAR Gabungan menyusul pencarian kelokasi," kata dia.

Sejak kemarin pihaknya mencatat sudah dua warga Pasbar yang menjadi korban terseret arus Sungai.

"Sebelumnya kemarin seorang warga lanjut usia bernama Siti Fatimah (70) juga dilaporkan hanyut terseret arus saat tengah mandi di sungai Jorong Tamiang Julu, Nagari Persiapan Ranah Batahan Utara, Kecamatan Ranah Batahan, sekitar pukul 16.00 WIB (23/8) sore. Hingga kini belum juga ditemukan," tutupnya.

(eri/don)

Berita Terkait

Baca Juga