Api dapat Dipadamkan, Satu Korban Alami Luka Bakar Akibat Kebakaran di By Pass Bukittinggi

Api dapat Dipadamkan Satu Korban Alami Luka Bakar Akibat Kebakaran di By Pass Bukittinggi Petugas Damkar saat berjibaku memadamkan api kebakaean di by pass Bukittinggi, Selasa (20/8/2019)( Foto: Covesia/ Debi)

Covesia.com - Kebakaran empat ruko gudang AWS berlantai tiga di jalan By Pass, kelurahan Pulai Anak Aia, kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), dapat dipadamkan petugas Damkar 2,5 jam kemudian dengan bantuan 15 unit mobil pemadam kebakaran.

Diketahui Kebakaran terjadi pada Selasa (20/8/2019) malam sekitar pukul 20.45 WIB.

Pada saat kejadian tidak ada satupun barang yang bisa diselamatkan namun seorang karyawan AWS mengalami luka bakar dan dilarikan ke Rumah Sakit terdekat.

Ikral (30) karyawan AWS mengalami luka 25 persen dibagin tubuhnya terutama dibagian tangan dan wajah.

Sementara itu seorang relawan pemadam kebakaran Kabupaten Agam, Mulyadi (40) juga dilarikan ke rumah sakit karena mengalami sesak nafas dan terjatuh di tangga ketika memadamkan api.

Diketahui pemilik ruko bernama Zulkarnaen (45) yang merupakan manager dari AWS tersebut.

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias di lokasi mengatakan diduga dalam ruko banyak bahan yang mengandung gas sehingga terjadinya ledakan dan api membesar dan sulit untuk dipadamkan.

"Diduga ada banyak bahan yang mengandung gas sehingga terdengar beberapa kali ledakan dan api cepat membesar," ungkapnya.

Saat di lokasi, Ramlan juga menyebutkan, tim pemadam kesulitan memadamkan api karena ruko yang tidak memiliki jendela sehingga pemadam sulit untuk menerobosnya.

"Jika tidak cepat dipadamkan api bisa saja langsung menyambar ruko sebelah yang merupakan ruko motor dan bengel," sebutnya.

Sementara itu, kapolsek kota Bukittinggi, AKP Camri Nasution mengungkapkan bahwa pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran.

"Awal api nampak tadi dari lantai dua. Namun belum dipastikan apa penyebabnya," ujarnya.

Ia menambahkan kerugian ditaksir mencapai milyaran rupiah karena tidak ada satu barangpun yang bisa diselamatkan saat kejadian.

"Api baru dapat dipadamkan 2,5 jam kemudian dengan bantuan 15 unit pemadam kebakaran dari Bukittinggi, Agam, Padang Panjang, Payakumbuh, 50 kota, Padang Pariaman dan Tanah Datar," kata dia.

(deb/don)


Berita Terkait

Baca Juga