Cabai Merah di Agam Kembali Tembus Rp 80 Ribu.

Cabai Merah di Agam Kembali Tembus Rp 80 Ribu Ilustrasi (dok.covesia.com )

Covesia.com - Kian mahal, cabai merah di pasar tradisional di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar)  kembali di naik di harga Rp 80 ribu.

Pantauan Covesia.com di Sejumlah Pasar Tradisional Di kecamatan Matur, Tanjung Raya, Lubuk Basung dan IV Nagari, Harga si merah pedas merangkak naik dari Rp 60 ribu hingga Rp 70 Ribu menjadi Rp  80 Ribu.

"Harga Cabai awal Juli sudah berada di Rp 80 ribu, kemudian di pertengahan Juli turun menjadi  Rp 60 Ribu, dan pada awal Agustus naik lagi  Menjadi Rp 70 ribu dan pekan ini kembali naik menjadi Rp 80 ribu," ujarnya Nita (42) salah seorang pedagang Cabai di Pasar Impres Padang Baru Lubuk Basung, Minggu (18/8/2019).

Tidak hanya pada cabai merah kriting, kenaikan harga yang sama juga terjadi pada cabai rawit dari harga Rp 70 Ribu menjadi Rp 80 Ribu bawang prey Rp12 ribu naik menjadi Rp15.000 /kg, bawang merah Rp 20 ribu menjadi Rp 25 ribu/kg.

Hal senada juga diungkapkan Rendi pedagang Cabai di Kecamatan Matur, menurutnya kenaikan harga disebabkan stock cabai berkurang dari petani di kabupaten Agam, sehingga harus didatangkan dari luar Sumbar.

" Saat ini hasil panen petani berkurang ditambah lagi curah hujan tinggi yang melanda Kabupaten Agam beberapa waktu terakhir membuat kwalitasnya pun menurun," terangnya.

Menurutnya, kenikan harga berimbas kepada daya beli masyarakat, sebelumnya dalam satu hari ia bisa menjual 100 hingga 150 Kg cabai, saat ini hanya berkisar Rp 70 Kg dalam satu hari berjualan. "Masyarakat tidak mampu membeli dalam jumlah banyak, biasanya membeli 1 kg /minggu sekarang dikurangi menjadi 1/2 Kg," terangnya.

(han)

Berita Terkait

Baca Juga