Daripada Membangun Tugu, Warga Minta Pemkab Pessel Benahi Drainase di Kota Painan

Daripada Membangun Tugu Warga Minta Pemkab Pessel Benahi Drainase di Kota Painan Drainase yang buruk sebabkan genangan air setiap hujan turun di Jalan Kamang tepatnya dibelakang Kantor Bupati Pessel,(Foto: Istimewa)

Covesia.com - Warga Kota Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) meminta pemerintah daerah untuk segera membenahi drainase kota dari pada membangun tugu, karna setiap kali diguyur hujan beberapa titik dikawasan kota itu terendam banjir.

"Drainase di kota painan banyak yang tidak berfungsi dan tersumbat. Sampai sekarang belum diperbaiki, padahal sudah bertahun-tahun," sebut warga painan Edi (42) pada Covesia.com Jumat (16/8/2019) 

Diterangkannya, beberpa kawasan kota painan yang digenangi banjir diantaranya, Jln Sabang, Jln Sutan Agung, Jln Kamang, Jln Pemuda, Jembatan Salido, depan SD 08, Jln Paga Ruyung di belakang RSUD M.Zein dan juga diwilayah Rawang Painan.

"Rata-rata kawasan tersebut digenangi air setiap kali diguyur hujan, parahnya genangan air juga merendam rumah warga," katanya

Sementara, Wisal Apriadi (63) tokoh masyarakat Painan mengatakan, seharusnya persoalan drainase di kota painan segera ditangani oleh Pemkab. Sebab, kota painan adalah pusat pemerintahan Pessel.

"Padahal persoalan drainase di kota painan sudah lama, kenapa belum juga ditangani. Kok, pemerintah lebih membangun dua tugu dari pada memperbaiki drainase," ungkap Waisal pada Covesia.com

Menurutnya, alangkah baiknya pemerintah daerah memperbaiki drainase yang tidak berfungsi dan rusak, ketimbang membangun dua tugu yang menelan biaya sekitar miliaran.

Sebab, ia menilai pembangunan tugu Rabab di Bukit Putus Painan dan tugu Adipura di Pincuran Boga Painan tidak bermanfaat untuk masyarakat banyak.

"Kalau seandainya, uang pembangunan dua tugu itu digunakan untuk membangun drainase pasti lebih banyak manfaatnya bagi masyarakat kita," ujarnya

Secara terpisah Anggota DPRD Pessel, Syarfril Saputra mengatakan, bahwa persoalan pembangunan drainase di kota painan telah beberapa kali diusulkannya pada ketia TAPD Pessel.

"Kita sudah berkali-kali mengusulkan masalah pembangunan drainase ini kepada Sekda. Bahkan dari empat tahun lalu, tapi sampai kini belum ada realisasinya," singkat Anggota DPRD.

Sebelumnya, diberitakan awak media, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Era Sukma Munaf mengatakan, rencana perbaikan drainase kota direncanakan pada 2020.

"Tahun ini belum ada kegiatannya. Mungkin pada tahun anggaran 2020 ada," ujarnya.

Proses perbaikan drainase kota telah sampai tahap penyelesaian DED, dalam DED terdapat beberapa titik yang bakal dikerjakan. Pihaknya juga bakal merubah konstruksi bangunan drainase, sehingga tidak mengganggu badan jalan.

"Nanti mungkin akan menggunakan beton siap jadi seperti di taman kota," tutupnya.

Kontributor Pessel: Indrayen Putra


Berita Terkait

Baca Juga