Satpol PP Amankan 9 Wanita dan 5 Orang Pria Beserta Ratusan Botol Minuman Beralkohol di Padang

Satpol PP Amankan 9 Wanita dan 5 Orang Pria Beserta Ratusan Botol Minuman Beralkohol di Padang Sejumlah wanita yang berhasil diamankan Satpol PP Padang, Jumat (16/8/2019)(Foto: Humas)

Covesia.com - Sembilan orang perempuan dan lima orang pria, serta ratusan botol minuman beralkohol diamankan oleh petugas gabungan Satpol PP Kota Padang, bersama Dinas Perdagangan dan Tim SK4, saat melakukan razia dan pengawasan terhadap hotel melati dan tempat-tempat hiburan malam. 

Kasatpol PP Padang, Al Amin mengatakan, mereka yang diamankan ini saat dilakukan pengawasan pada Jumat (16/8/2019) dini hari, di hotel melati dan tempat-tempat hiburan malam. 

"Kami ingin jadikan Kota Padang jauh dari segala perbuatan maksiat. Makanya kami terus melakukan pengawasan dan penertiban terhadap tempat yang berbau maksiat," sebut Al Amin, Jumat (16/8/2019).

Lanjut Al Amin, karena semua yang diakukan ini sesuai dengan visi-misi  pemerintahan Kota Padang yang ingin menjadikan Kota Padang Kota yang Religi dan Agamais.

Al Amin menyebutkan, pengawasan itu dilakukan seperti di Hotel Mongonsidi, Kecamatan Padang Barat. Di sana petugas gabungan dikejutkan adanya salah satu kamar hotel yang dihiasi dengan lampu kedap-kedip seperti diskotik.

"Bahkan di dalam kamar tersebut kami menemukan adanya dua orang laki-laki dan satu orang wanita," ujarnya.

Dikatakan Al Amin, tidak itu saja, dikamar yang lainpun, petugas juga menemukan adanya pasangan yang  berstatus bukan suami istri dari dalam kamar hotel. Kemudian dalam penertiban itu petugas juga mengamankan sebanyak tujuh orang yang tidak memiliki kartu identitas diri (KTP).

"Semua mereka yang terjaring dalam razia itu, kami amankan di Mako Satpol PP Padang, untuk dilakukan pemeriksaan. Nanti jika ada diantara mereka yang bekerja sebagai PSK, maka akan dikirim ke Andam Dewi Solok untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut,” kata Al Amin

Al Amin mengungkapkan, untuk menciptakan Kota Padang jauh dari segala perbuatan maksiat. Hal tersebut, tentu tidak terlepas dari keterlibatan semua pihak, baik institusi terkait, pengusaha penginapan dan tempat hiburan serta masyarakat Kota Padang itu sendiri.

Selain itu, Al Amin mengimbau kepada seluruh pemilik Hotel dan penginapan serta tempat hiburan malam agar selalu melakukan aktifitas sesuai dengan aturan dan izin yang berlaku.

Kontributor: Peri Musliadi

Berita Terkait

Baca Juga