Pasaman Bentuk Komisi Irigasi untuk Meningkatkan Produktivitas Sektor Pertanian

Pasaman Bentuk Komisi Irigasi untuk Meningkatkan Produktivitas Sektor Pertanian Bupati Pasaman diwakili Sekretaris Daerah, Mara Ondak saat mengukuhkan pengurus Komir di Kantor Bupati setempat, Kamis (15/8/2019)

Covesia.com - Pemerintah Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat membentuk Komisi Irigasi (Komir) yang ditugaskan mengelola jaringan irigasi Pertanian untuk meningkatkan produktifitas Beras didaerah tersebut.

"Pemerintah Daerah terus berupaya meningkatkan produksi beras agar tidak tergantung kepada beras impor dengan meningkatkan produktivitas. Kemudian menurunkan kehilangan hasil produksi, peningkatan areal tanam melalui peningkatan infrastruktur irigasi dan rehabilitasi jaringan irigasi. Makanya dibentuk Komisi Irigasi ini yang akan ditugaskan mengelola pengoptimalan jaringan irigasi pertanian di Pasaman," kata Bupati Pasaman diwakili Sekretaris Daerah, Mara Ondak saat mengukuhkan pengurus Komir di Kantor Bupati setempat, Kamis (15/8/2019).

Pembentukan Komisi Irigasi tersebut kata Mara Ondak juga sebagai upaya mendukung pencapaian target Nasional tentang peoduksi Padi tersebut.

"Kabupaten Pasaman berkomitmen dan berupaya meningkatkan produksi padi sebesar 4,786 Ton/ha. Kita juga akan meningkatkan sawah beririgasi baik dan melakukan pengelolaan irigasi tepat sasaran mencapai 100% sampai Tahun 2021 nanti," katanya.

Mara Ondak meminta kepada seluruh personil Komisi Irigasi yang dikukuhkan hari ini untuk bersungguh-sungguh dan mempunyai komitmen yang kuat serta niat yang baik untuk memajukan sektor Pertanian Pasaman. 

"Kita jadikan pengukuhan hari ini sebagai tonggak sejarah untuk Pertanian Pasaman yang lebih baik. Kita hindari acara hari ini hanya sekedar seremonial, tapi kita wujud nyatakan di lapangan," tegasnya.

Sementara Kepala Bappeda sekaligus Ketua Komisi Irigasi Kabupaten Pasaman, Choiruddin Batubara pasca pengukuhan langsung memimpin rapat guna mengkoordinasikan langkah-langkah kerja Komisi Irigasi didampingi oleh Kepala Bidang ekonomi dan infrastruktur Gunawan dan Muhamad Ridha Ruslan Konsultan ISAI (Institutional Strengtherning In Agriculture and Irrigation) Wilayah Sumbar.

"Pengukuhan Komisi Irigasi dilakukan dengan maksud dan tujuan membantu Kepala Daerah dalam hal menyelesaikan permasalahan dibidang keirigasian Pasaman. Kemudian menghasilkan rekomendasi dan program kerja dengan out put rencana operasional pelayanan irigasi berupa Rencana Tata Tanam Global (RTTG) dan Rencana Tata Tanam Detail (RTTD)," ujar Chairuddin Batubara.

Komisi Irigasi Kabupaten Pasaman dibentuk dengan Keputusan Bupati Pasaman nomor 188.45/695/BUP-PAS/ 2019, tanggal 12 Agustus 2019 dipimpin oleh Kepala Bappeda Kabupaten Pasaman dibantu oleh ketua harian Kepala Dinas PUTR dan Kepala Dinas Pertanian dan dua orang sekretaris serta  12 orang anggota dengan dukungan 14 orang P3A/GP3A se-Kabupaten Pasaman.

(eri/nod)

Berita Terkait

Baca Juga