Seorang Pelajar di Bukittinggi jadi Korban Pencabulan

Seorang Pelajar di Bukittinggi jadi Korban Pencabulan Ilustrasi (Doc.Covesia)

Covesia.com - Seorang pelajar di kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) menjadi korban pencabulan oleh tiga orang pelaku yang masih dibawah umur.

Saat dikonfirmasi, Kepala satuan reserse dan kriminal Polres Bukittinggi, AKP Andi Mohammad Akbar Mekuo mengatakan bahwa pihaknya membenarkan telah menerima laporan dari pihak keluarga korban yang diterima hari ini, Selasa (13/8/2019).

"Bahwa ada laporan perbuatan cabul dari korban, kemudian polisi akan menindaklanjuti dan akan dipelajari dahulu," katanya.

Sesuai LP/216/VIII/2019/Res-Bkt tanggal 13 Agustus 2019, dengan dugaan kasus persetubuhan dan cabul tentang pasal 81 dan 82 Undang-undang No.35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dilakukan di Bukittinggi.

Dalam laporan tersebut korban sebut saja Mawar yang masih berusia 15 dan berstatus pelajar disetubuhi sebanyak dua kali oleh pelaku RK (16), RZ (18) dan DL (18), melakukan bersetubuhan tersebut pada hari Senin tanggal 5 Agustus 2019 sekira pukul 11.00 WIB dibelakang salah satu sekolah menengah di Kota Bukittinggi.

Adapun awal mula kejadian sewaktu pelapor melihat anaknya (korban) sering termenung kemudian pelapor bertanya kepada anaknya, dan anak pelapor menceritakan kepada pelapor kejadian bahwasanya dia telah disetubuhi dan dicabuli oleh pelaku di belakang salah satu sekolah tersebut sebanyak dua kali dengan waktu yang berbeda.

"Polisi masih mendalami kasus persetubuhan dan cabul ini," sebut singkat Kasat Reskrim Polres Bukittinggi.

(deb/nod)


Berita Terkait

Baca Juga