Sambut Idul Adha, Ribuan Masyarakat Pasaman Gelar Takbir Keliling dengan Pawai Obor

Sambut Idul Adha Ribuan Masyarakat Pasaman Gelar Takbir Keliling dengan Pawai Obor Sambut Idul Adha, Ribuan Masyarakat Pasaman Gelar Takbir Keliling dengan Pawai Obor, Sabtu (10/8/2019)

Covesia.com - Ribuan masyarakat di Kabupaten Pasaman, Sumbar turun ke jalan melaksanakan Takbir Keliling dengan Pawai Obor dalam rangka menyambut Idul Adha 1440 Hijiriah.

Wali Nagari Cubadak, Yuni Yelfi kepada Covesia.com, Sabtu (10/8/19) malam mengatakan setidaknya pihaknya melibatkan ribuan masyarakat dari muda hingga tua dengan membawa obor sekitar 1000 buah dalam kegiatan Takbir keliling tersebut.

"Budaya Takbir keliling kampuang dengan cara berjalan kaki sambil membawa obor tidak akan pernah punah di tanah air tercinta Indonesia. Budaya inilah yang kami lestarikan bersama warga Nagari Cubadak, Kecamatan Dua Koto, dalam menyambut Idul Adha 1440 H atau bagi umat Muslim dikenal dengan Hari Raya Haji. Alhamdulillah tadi juga ikut diramaikan oleh adik-adik Mahasiswa KKN dari UIN Imam Bonjol Padang," kata Yuni Yelfi.

Yuni Yelfi mengatakan lewat kegiatan tersebut juga bertujuan menjadi sarana edukasi islamiah bagi generasi muda setempat ditengah kemajuan teknologi saat ini.

"Anak-anak muda saat ini sangat kental dengan gadget ditengah kemajuan teknologi. Makanya lewat kegiatan ini kita berharap bisa menjadi salah satu edukasi keagamaan kepada mereka. Jangan hanya sibuk huru-hara yang tidak jelas dalam menyambut Idul Adha ini. Kita isi dengan kegiatan positif dan mendidik," katanya.

Sementara Wali Nagari Pauah di Kecamatan Lubuk Sikaping, Raymon Andesta mengatakan, dengan kegiatan Takbir Keliling tiap jelang Hari Raya Idul Adha maupun Hari Raya Idul Fitri bukanlah bentuk hura-hura atau konvoi belaka.

"Melainkan untuk mempererat tali silaturahim sekaligus sebagian bentuk syi’ar Islam dengan mengagungkan nama Allah SWT dalam berjalan bersama mengelilingi lingkup kecil kampung atau Nagari. Kita sengaja mengajak seluruh lapisan masyarakat Nagari Pauah untuk berjalan kaki keliling Kampuang sambil Takbir membawa obor, agar nuansa kebersamaan serta keterikatan lebih berasa mendominasi,” ujar Raymon Andesta.

Takbir keliling dengan membawa obor, lanjut Raymon, menempuh jarak sekitar lima kilometer atau mengitari sebagian Nagari Pauah dengan pengawalan sejumlah petugas Kepolisian dan TNI, serta unsur petugas keamanan masyarakat kampuang.

(eri/don)

Berita Terkait

Baca Juga