Pelarian Sopir Truk Trado Terhenti Setelah Diamankan Polisi di Kota Dumai

Pelarian Sopir Truk Trado Terhenti Setelah Diamankan Polisi di Kota Dumai Sopir truck trado (tengah) yang berhasil diamankan Polres Padang Parian di daerah Dumai, Jumat (10/8/2019)(Foto: Istimewa)

Covesia.com - Sempat beberapa hari melarikan diri, usai kejadian naas truck trado yang mengangkut truk bermuatan aspal curah rebah dan menimpa satu unit minibus dan menyebabkan 4 orang meninggal dunia, beberapa hari yang lalu, akhirnya pelarian sopir truk trado, atas nama Delfit Hendri (50) terhenti setelah pihak kepolisian mengamankannya saat sedang berada di rumahnya.

Kasat Lantas Polres Padang Pariaman, Iptu Yuliadi mengatakan, pihaknya mengamankan sopir truk trado atas nama Delfit Hendri ini, pada Jumat (9/8/2019) malam sekitar pukul 22.00 WIB, saat sedang berada di sebuah rumah.

"Iya sopir truknya Alhamdulillah sudah kami amankan di Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai," ujar Iptu Yuliadi, pada Sabtu (10/8/2019) sore.

Lanjut Yuliadi, saat diamankan tidak ada pelawanan dari Delfit ini, dan sekarang pelaku sudah dibawa ke Mapolres Padang Pariaman.

"Pelaku ini warga Jalan Perumnas Peputra Maju, Desa Muara Fajar, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru," ucap Yuliadi.

Sebelumnya, kejadian yang terjadi pada Rabu (7/8/2019) lalu itu, berawal saat truk trado yang membawa truck bermuatan aspal curah, untuk dievakuasi setelah kejadian laka tunggal yang dialami oleh truck bermuatan aspal curah ini, dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

Sekitar seratusan meter berjalan dari lokasi, truk trado tersebut oleng sehingga rebah dan menimpa minibus yang menyebabkan empat orang meninggal dunia dan empatnya lagi luka-luka.

Diduga truck tersebut oleng karena muatannya terlalu berat, sedangkan kondisi jalan menikung. Usai kejadian tersebut pelaku melarikan diri.

Kontributor Pariaman: Peri Musliadi

Berita Terkait

Baca Juga