Tarif Ojol di Bukittinggi Naik, Warga Kembali Pilih Gunakan Jasa Angkot

Tarif Ojol di Bukittinggi Naik Warga Kembali Pilih Gunakan Jasa Angkot ilustrasi

Covesia.com - Tarif ojek online (Ojol) untuk wilayah Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) dan sejumlah kota lainnya hari ini, Jumat (9/8/2019) diberlakukan tarif baru.

Kenaikan tarif ojol ini menuai kontra bagi pengguna jasa ojol di Bukittinggi yang beranggapan kenaikan tarif ojol dinilai terlalu berlebihan.

"Kenaikan tarif baru ojek online kali ini terlalu berlebihan. Masa iya naik lebih dari 100 persen,"  kata Ayu (19) salah seorang pengguna jasa ojol di Bukittinggi, Jumat (9/8/2019).

Ayu menungkapkan biasanya ia naik ojol dari kawasan Tarok Dipo jalan Sutan Syahrir menuju jalan Ahmad Yani Kampung Cina dengan tarif ojol Rp 4.000, sejak diberlakukan tarif baru naik menjadi amRp 9.000,.

"Mending beralih ke jasa angkutan umum. Jarak tempuh sama, biaya ongkos lebih irit Rp 3.000 sudah sampai lokasi tujuan," ucapnya.

Sementara salah seorang driver ojol, Bubby (27) menuturkan kenaikan tarif ojek online berdampak pada sepinya pengguna jasa ojol. Biasanya setiap pagi orderan ojol masuk cepat bisa mencapai 5 hingga 8 orderan yang masuk hingga jam masuk sekolah.

"Sejak diberlakukan tarif baru orderan ojol yang masuk cuma 1 atau 2. Sedihnya lagi. Hanya bisa bersabar," ungkapnya.

Di sisi lain, kenaikan tarif baru ojol ini juga berdampak baik bagi sejumlah angkutan umum di Bukittinggi.

"Biasanya setiap pagi penumpang agak sepi, sekarang bisa bolak balik 2 sampai 3 kali putaran. Terutama anak sekolah, pekerja dan pegawai yang setiap pagi ramai," sebut salah seoarang sopir angkot di Bukittinggi, Doi (27).

(deb)

Berita Terkait

Baca Juga