Kurban Telur, Cara Unik Latih Siswa untuk Berkurban

Kurban Telur Cara Unik Latih Siswa untuk Berkurban Guru dan murid SDN 18 Kampung Lapai Padang saat melaksanakan kurban telur. (Foto: Antara Sumbar/Ist)

Covesia.com - Guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) 18 Kampung Lapai, Padang, Sumatera Barat memiliki cara unik untuk mengajarkan nilai-nilai positif dalam ibadah kurban kepada siswa yaitu dengan menggunakan telur.

"Setiap siswa diminta untuk berkurban. Bukan kurban hewan ternak, tetapi menggunakan telur," kata guru agama SD tersebut Erman Pelani, yang juga menjadi Ketua panitia "kurban" telur di sekolah itu di Padang, Jumat (9/8/2019).

Telur dipilih karena harganya yang sangat terjangkau tetapi tetap memiliki manfaatkan yang besar. Setiap siswa diminta membawa 3-5 butir telur.

Kegiatan "kurban" telur itu digelar untuk melatih siswa-siswi dalam berkurban sekaligus juga bertujuan untuk mengajarkan arti sebuah keikhlasan dalam berkurban serta mempererat kebersamaan dan toleransi.

Kegiatan "kurban" telur itu juga mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah dan wali murid, katanya.

Kegiatan itu baru pertama kali dilakukan di SDN 18 Lapai, namun karena tingginya antusiasme siswa dan besarnya nilai positif yang bisa diajarkan, diharapkan bisa menjadi agenda tahunan.

Erman menambahkan, nantinya telur tersebut akan didistribusikan kepada warga di lingkungan sekolah, terutama kepada siswa-siswi yang kurang mampu secara ekonomi.

Kegiatan kurban yang unik juga digelar oleh sejumlah pihak lain dan mendapat dukungan positif di Padang. Salah satunya adalah membawa bule dari Singapura untuk berkurban di kota itu.

Kegiatan yang dikemas dalam paket wisata kurban itu diikuti 35 orang wisatawan asal Singapura.

(Antara)

Berita Terkait

Baca Juga