Seorang Petani 'Garap' Janda Beranak Tiga di Pasaman

Seorang Petani Garap Janda Beranak Tiga di Pasaman Ilustrasi (Pixabay)

Covesia.com - Seorang janda beranak tiga dilaporkan menjadi korban perkosaan yang dilakukan oleh seorang petani di rumahnya, Nagari Tarung-tarung, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman. 

Kapolres Pasaman, AKBP Hasanudin melalaui Kasatreskrim, AKP Lazuardi kepada Covesia.com, mengatakan dari kejadian itu korban mengalami pendarahan hebat hingga harus menjalani perawatan intensif di Puskesmas Rao.

"Korban dengan inisial NA (27) menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh pelaku di kediamannya pada, Minggu (21/7) sekira Pukul 03.00 WIB dini hari kemarin," kata AKP Lazuardi saat diwawancarai Covesia.com, Selasa (23/7/2019).

Kasatreskrim AKP Lazuardi mengatakan kejadian itu berawal pada saat ibu tiri korban sedang tidur di rumahnya. Kemudian dibangunkan oleh korban Nur sembari memberitahukan bahwa dia telah diperkosa oleh tersangka Laung (29) yang juga tetangganya.

"Sebelumnya tersangka Laung juga sudah pernah masuk ke rumah korban dengan cara membuka pintu jendela. Namun usahanya gagal, kemudian kembali melancarkan aksinya dengan masuk ke rumah korban dan membekap serta membuka paksa celana korban. Selajutnya, korban diperkosa oleh tersangka," tambahnya.

Lazuardi mengatakan, akibat dari kejadian tersebut korban merasakan sakit di kemaluannya, dan mengalami pendarahan yang terus menerus dari kemaluanya selanjut di bawa ke Puskesmas Rao.

"Karena tidak senang dengan perbuatan tersangka, akhirnya kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Rao, Senin (22/7) kemarin. Kemudian dilimpahkan ke Sat Reskrim Polres Pasaman untuk proses hukum selanjutnya," katanya.

Saat ini tersangka telah diamankan Satreskrim Polres Pasaman untuk mempertanggung jawabkan seluruh perbuatannya 

"Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal  285 KUHP, dengan ancaman kurungan lima tahun penjara," tutupnya.

(eri)

Berita Terkait

Baca Juga