MDTA Miftahul Jannah Cubadak Wakili Pasaman Lomba LDS Sumbar 2019

MDTA Miftahul Jannah Cubadak Wakili Pasaman Lomba LDS Sumbar 2019 Bupati Yusuf Lubis saat menyampaikan sambutan dalam penilaian LDS Sumbar di Masjid Pasar Cubadak, Kecamatan Dua Koto (Doc Humas)

Covesia.com - Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Miftahul Jannah, Jorong Tanah Putih, Nagari Persiapan Cubadak Timur dinilai juri mewakili Kabupaten Pasaman dalam Lomba Didikan Subuh Berprestasi Tahun 2019 Tingkat Provinsi Sumatera Barat, Senin (22/7/2019).

Bupati Pasaman, Yusuf Lubis saat menerima tim penilai menyampaikan keseriusannya dalam pembinaan keagamaan khususnyabditingkat MDTA.

“Kita bersyukur kepaa Allah bahwa Sumatera Barat tetap komit menyelenggarakan Penilaian Lomba Didikan Subuh. Ini sangat bermanfaat membantu memotivasi anak didik berlatih meningkatkan kemampuan dan keberaniannya dalam menampilkan dan memperaktekkan pelajaran Agama Islam," ujar Yusuf Lubis.

Yusuf Lubis mengatakan pelaksanaan Didikan Subuh ini tidak hanya sekedar hafal Al Quran dan berani  tampil di depan orang banyak. "Namun yang lebih penting ilmu yang diperoleh dapat dipraktekkan dalam interaksi kegiatan sehari-hari," tambahnya.

Lanjutnya, Didikan Subuh sangat berperan dalam pembentukan sikap mental dan karakter peserta didik agar memiliki kepribadian yang mulia, agamis, berlandaskan kepada Alquran dan Sunnah nabi Muhammad Saw.

Ditempat yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman, Dedi Wandra mengatakan, Didikan Subuh ini merupakan sarana evaluasi bagi kita bersama. Sejauh mana upaya yang telah kita lakukan telah mencapai sasaran, mulai dari penyuluh, wali murid, maupun masyarakat setempat.

“Didikan Subuh Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Miftahul Jannah Cubadak Kecamatan Duo Koto yang kita hadiri  pagi ini merupakan didikan subuh tergiat, termeriah di Kabupaten Pasaman,  semoga apa yang kita lihat, sama dengan apa yang disaksikan oleh Tim penilai dari Provinsi," paparnya.

Sementara tokoh masyarakat setempat juga anggota DPRD Pasaman, Ahmad Azizan dalam sambutannya menyampaikan bahwa berkat kegigihan Guru dan masyarakat yang mendirikan MDTA Miftahul Jannah pada 29 September 2017 lalu.

"Berawal dari pengajian biasa anak-anak dilingkungan Pasar Cubadak. Namun alhamdulilah, dalam proses perjalanannya mampu menjadi salah satu MDTA mewakili  Pasaman pada lomba tingkat Provinsi Sumatera Barat. Ini harus kita dukung dan support bersama untuk kemajuannya kedepannya. Harapan kita lewat lembaga ini bisa melahirkan generasi Qur'ani kedepannya," katanya.

Dalam rangkaian penilaian itu turut dihadiri oleh Forkopimda, Camat Dua Koto bersama Forkopimca, Wali Nagari Cubadak, Rajo Sontang, Niniak Mamak, Alim Ulama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pengurus Masjid,  majelis guru MDTA Miftahul Jannah dan para orang tua santri.

(eri)


Berita Terkait

Baca Juga