Bukan Maling Kolor, Pemuda yang Diamankan di Pariaman karena Gerak-geriknya yang Mencurigakan

Bukan Maling Kolor Pemuda yang Diamankan di Pariaman karena Gerakgeriknya yang Mencurigakan Kepala Desa Kampung Baru, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Rasyid

Covesia.com - Kepala Desa Kampung Baru, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Rasyid menegaskan, kejadian yang terjadi di Desa Kampung Baru, pada Senin (15/7) kemarin bukanlah maling kolor.

"Saat itu sekitar pukul 03.00 WIB, masyarakat memperhatikan gerak gerik mencurigakan dari Yandi (35) seorang tukang ojek, yang berputar-putar di perumahan warga. Diduga akan melakukan tindakan kejahatan. Kemudian warga melakukan pemantau terhadapnya," ucap Rasyid, saat ditemui di kantornya pada Kamis (18/7/2019).

Lanjut Rasyid, setelah itu Yandi tersebut tiba-tiba tidak tahu pergi kemana, sedangkan motornya dia tinggal, dan selanjutnya masyarakat mengamankan motor tersebut. Selang berapa jam Yandi ini terlihat kembali.

"Karena rasa curiga tersebut, takut Yandi itu membawa narkoba. Kemudian masyarakat menanyainya dan melakukan periksaan terhadap motornya. Di dalam jok motornya kami menemukan dua helai kolor bekas," sebut Rasyid.

Kata Rasyid, saat ditanya kolor itu dapat dari mana, Yandi menjawabnya berbelit - belit. Tidak puas dengan jawabannya, kemudian dilakukan pemanggilan orang tuanya.

"Menurut pengakuan orang tuanya kepada kami, dia itu habia putus cinta. Jadi mungkin itu juga yang membuat dia melakukan hal yang aneh tersebut atau stres," kata Rasyid.

Rasyid kembali menegaskan, Yandi ini diamankan bukan saat melakukan pencurian kolor, tapi karena gerak geriknya yang mencurigakan. "Karena di sini sering adanya pencurian, seperti pencurian kotak amal," ujarnya.

"Kalau kolor yang ada di jok motornya itu, sarat untuk menuntut ilmu hitam, saya juga tidak tau. Karena saya tidak sejauh itu menanyakannya. Sebab saya lihat dia seperti orang kebingungan," sebutnya.

Dikatakan Rasyid, setelah kejadian itu, Yandi sudah dipulangkan kepada orang tuanya. "Ia sudah kami pulangkan hari itu juga, dengan membuat surat perjanjian," jelasnya.

Kontributor Pariaman: Peri Musliadi

Berita Terkait

Baca Juga