Polres Pasaman Amankan Dua Tersangka yang Mengaku Bakal Mengedar 43,7 Kilogram Ganja ke Tanah Datar

Polres Pasaman Amankan Dua Tersangka yang Mengaku Bakal Mengedar 437 Kilogram Ganja ke Tanah Datar Jajaran Satres Narkoba saat meringkus dua tersangka pengedar Ganja di Jalan Lintas Medan-Bukittinggi tepatnya didepan SPBU Sawah Panjang Jorong Ambacang Anggang, Nagari Aia Manggih, Kecamatan Lubuk Sikaping, sekitar pukul 05.00 WIB tadi, Kamis (11/7/2019)

Covesia.com - Dua Tersangka pengedar Narkoba yang diamankan Polres Pasaman mengaku bakal mengedar 43,7 Kilogram Ganja kering di Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar.

"Tersangka TJ (35) dan RA (24) mengaku Barang Bukti (BB) berupa 43 Paket Besar Ganja itu berasal dari Desa Laru, Kabupaten Madina Sumatera Utara. Kemudian bakal diedar di daerah Batusangkar Kabupaten Tanahdatar," terang Kapolres Pasaman, AKBP Hasanudin saat menggelar Pers Release di Mapolres setempat, Kamis (11/7/2019).

AKBP Hasanudin mengatakan saat penangkapan, pelaku menggunakan satu unit mobil merek Toyota Avanza warna silver dengan nomor polisi BA 1513 MZ.

“Untuk mengelabui polisi, barang bukti (BB) Ganja kering tersebut disimpan dibawah tempat duduk di bagian belakang mobil, kemudian ditutupi dengan plastik dan karung goni, serta barang-barang lainnya dari milik pelaku,” katanya.

Namun aksi kedua dua tersangka berhasil diringkus di Jalan Lintas Medan-Bukittinggi tepatnya didepan SPBU Sawah Panjang Jorong Ambacang Anggang, Nagari Aia Manggih, Kecamatan Lubuk Sikaping, sekitar pukul 05.00 WIB tadi.

“Akibat perbuatannya, kedua tersangka bakal dijerat dengan pasal 111, 114, 115 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup,” katanya. 

Kata dia, Polres Pasaman tidak akan pandang bulu dalam pengungkapan kasus narkotika. Karena narkotika dapat merusak generasi muda Indonesia. 

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Pasaman agar betul-betul memberantas narkoba, hal itu tentunya dimulai dari pencegahan. 

"Mari kita bina dan cegah anak-anak cucu kita terutama dalam hal penyalahgunaan narkotika dan penyakit masyarakat lainnya," harapnya. 

Selanjutnya, Hasanuddin menyampaikan bahwa, pengungkapan kasus narkotika ini tidak terlepas dari dukungan masyarakat.

"Untuk itu, jika ada masyarakat Pasaman yang mendapatkan informasi terkait adanya kasus penyalahgunaan Narkoba. Mari segera laporkan ke pihak kepolisian," tutupnya.

(eri)

Berita Terkait

Baca Juga