Jamaah Calon Haji Kloter 10 Asal Limapuluh Kota Resmi Dilepas, Wabup Pastikan Berangkat

Jamaah Calon Haji Kloter 10 Asal Limapuluh Kota Resmi Dilepas Wabup Pastikan Berangkat Foto: Hajravif Setya Nugraha

Covesia.com - Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi resmi melepas 368 jemaah haji asal Kabupaten Limapuluh Kota di aula Kantor Bupati, Rabu (10/07/2019). Seluruh jamaah akan dibagi dua kloter yaitu 10 dan 14 yang akan berangkat langsung dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menuju Riyadh, Arab Saudi.

Jemaah yang berangkat pada kloter 10 berjumlah 362 orang dan sisanya sebanyak 6 orang akan bergabungan dengan Kloter 14, rombongan Kota Padang. Seluruh jemaah asal Kabupaten Limapuluh Kota dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan yang memastikan berangkat setelah mengganti uang negara untuk TPHD sebesar Rp 68 Juta ke kas negara.  

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota mengucapkan selamat jalan dan selamat beribadah kepada seluruh jemaah haji tahun 2019 ini asal Kabupaten Limapuluh Kota. Semoga menjadi haji yang mabrur dan ibadah hajinya diterima oleh Allah SWT,” kata Bupati, Irfendi Arbi dalam kata sambutannya.

Usai memberi kata sambutan dan doa kepada seluruh jemaah, Bupati menyerahkan cendramata kepada Wakil Bupati, Ferizal Ridwan yang sekaligus ketua maupun Tim Pemandu haji daerah (TPD) kloter 10 asal Limapuluh Kota.

Dari 368 orang jemaah haji asal Kabupaten Limapuluh Kota, di dalamnya ada 24 PNS, 1 Anggota DPRD dan beberapa jemaah dari instans TNI dan Polri. Sedangkan untuk jemaah tertua di Limapuluh Kota kali ini berasal dari Kecamatan Harau yaitu Djwajir Binti Abdurrahman dengan usia 87 tahun. Kemudian jemaah termuda juga dari Kecamatan harau bernama Ilham Saidi Bin Ali Amran berusia 32 tahun.

Dengan resmi dilepas oleh Bupati Limapuluh Kota, seluruh jemaah haji kloter 10 akan berangkat pada Minggu (14/07/2018) dini hari. Termasuk didalam kloter tersebut Wakil Bupati Limapuluh Kota.

“Saya jadi berangkat haji dan ditunjuk sebagai ketua kloter 10. Termasuk juga sebagai TPHD, walaupun berangkat tidak menggunakan anggaran untuk TPHD,” kata Wabup.

Wabup juga mengatakan dirinya sudah menyetor penggantian uang APBD Limapuluh Kota sebesar Rp 68 juta ke kas negara. Pasalnya, setelah dirinya ditetapkan berangkat haji berstatus TPHD, Pemkab Limapuluh Kota langsung menyetor anggaran TPHD tersebut kepada biro perjalanan haji. Namun tanggal 2 Juli 2019 silam, Kemendagri mengirim surat yang berisi tidak akan memberikan izin keluar negeri kepada Wabup jika pergi menggunakan anggaran APBD. Jika ingin tetap pergi, harus menggunakan biaya pribadi.

Atas dasar itulah, Wabup mengganti dana APBD dengan uang pribadinya ke kas negara di Bank Nagari Kantor Bupati, Rabu (10/07/2019) pagi sesaat sebelum acara pelepasan jemaah haji.

“Saya sudah setorkan uang ke kas negara untuk mengganti APBD yang terpakai untuk TPHD. Saya taat pada aturan dan sekarang tengah mengurus izin cutiuntuk keluar negeri. Semoga izinnya bisa tuntas sebelum saya berangkat hari Minggu besok,” jelasnya. 

(agg)

Berita Terkait

Baca Juga