Keluarkan SP I, Pemko Berikan Masa Kritis 4 Minggu Pembangunan RSUD Bukittinggi

Keluarkan SP I Pemko Berikan Masa Kritis 4 Minggu Pembangunan RSUD Bukittinggi (Foto: Istimewa)

Covesia.com - Usai memberikan SP I terhadap pengerjaan RSUD Bukittinggi yang berlokasi di By Pass Mandiangin Koto Selatan, pemerintah kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) memberikan waktu uji coba atau masa kritis untuk menyelesaikan pembangunan yang kurang 10 persen dari target keterlambatan.

"Setelah kita berikan SP I, lalu dibuatlah kesepakatan SCM yang merupakan kesepakatan yang dilakukan oleh tim teknis, pelaksana dan MK atau pengawas," ungkap Yandra Ferry, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi saat dikonfirmasi Covesia.com, Selasa (9/7/2019).

Dijelaskan Yandra Ferry melalui SCM itu, maka dibuatlah kesepakatan untuk menyelesaikan masa kritis atau uji coba yang diberikan pemerintah kota Bukittinggi selama 4 minggu yang dimulai dari tanggal 24 Juni sampai 22 Juli 2019 untuk menyelesaikan keterlambatan kerja.

"Pengawas atau MK nantinya akan memaparkan apa program yang dibutuhkan untuk mencapai target. Dimana saat ini pelaksana sedang mengerjakan 10 persen keterlambatan tersebut," paparnya.

Ditambahkan Yandra Ferry, MK akan memberikan saran kepada pelaksana yang saat ini sedang melaksanakan pekerjaan hanya saja apakah pekerjaan itu sesuai dengan saran MK itu balik lagi kepada pelaksana untuk menyelesaikan masa kritis dan target keterlambatan tersebut.

"Idealnya akan dilihat usai masa kritis yang dilakukan yang kemudian dilanjutkan dengan progres lanjutan tahapan pembangunan RSUD tersebut," sebutnya.

(deb)

Berita Terkait

Baca Juga