Menang di MA, Fauzan Haviz Laporkan Komisioner KPU dan Bawaslu Bukittinggi ke DKPP

Menang di MA Fauzan Haviz Laporkan Komisioner KPU dan Bawaslu Bukittinggi ke DKPP Fauzan Haviz (Foto: Debi/ Covesia)

Covesia.com - Usai dinyatakan menang di Mahkamah Agung RI, Fauzan Haviz laporkan komisioner KPU dan Bawaslu Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) ke DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan).

"Kita melaporkan komisioner KPU dan Bawaslu Bukittinggi terkait kode etik pelaksanaan pemilu," sebut Fauzan Haviz, Senin (8/7/2019).

Ia menjelaskan pelaporan ini didasarkan pada penegakan kebenaran, pasalnya KPU masih menerima SK Partai PAN pengurusan Rahmi Brisma yang mana SK tersebut telah dibatalkan oleh Mahkamah Partai dan menerima pencalonan pemilihan legislatif.

"Padahal saat itu, pihak kami telah menyerahkan putusan mahkamah partai ke KPU. Namun KPU tetap menerima pencalonan dari PAN kepengurusan Rahmi Brisma yang SK nya telah dibatalkan dan menolak pencalonan legislatif dari kami," katanya.

Sedangkan Bawaslu, ujarnya memenangkan KPU tidak bersalah dalam sidang putusan atas laporan yang diajukan Fauzan Haviz sebagai ketua DPD PAN Bukittinggi yang sah terkait laporan maladministrasi yang dilakukan KPU Bukittinggi.

"Bahwa dalam persidangan itu Bawaslu Bukittinggi menyatakan bahwa KPU terbukti tidak melanggar aturan administrasi, padahal Bawaslu mengetahui fakta, bukti-bukti dan keterangan dari saksi persidangan," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa dari putusan Mahkamah Agung RI yang berkekuatan hukum tersebut menjadi pedoman baginya untuk melaporkan KPU dan Bawaslu ke DKPP.

"Karena putusan itu terbukti bahwa SK kepengurusan partai PAN atas nama saya sah di mata hukum," tegasnya.

Menurut Fauzan Haviz, faktanya perlu penegakan kebenaran bagi komisioner KPU dan Bawaslu Bukittinggi.

(deb/don)


Berita Terkait

Baca Juga