Jalan Nasional ke Kawasan Mandeh Terban, Arus Kendaraan Terganggu

Jalan Nasional ke Kawasan Mandeh Terban Arus Kendaraan Terganggu Ruli (25) mengatur kendaraan yang melintasan jalan nasional ke Kawasan Mandeh yang terban, di Kenagarain Sungai Nyalo, Kecamatan Koto XI Tarusan, Pessel. Foto: Indrayen

Covesia.com - Jalan nasional penghubung Kota Padang dengan Kawasan Mandeh, tepatnya di Nagari Sungai Nyalo Mudiak Aia, Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) kembali terban. Terbannya jalan tersebut terjadi sejak Jumat malam (21/6/2019).

"Jalan terban diakibatkan curahan air yang cukup besar dari arah bukit. Saat ini masih sangat sulit dilalui, pengendara roda empat yang lewat terpaksa harus mengambil jalan bagian tebing bukit," sebut Ruli (25) warga setempat, di sela mengatur mobil yang hendak melalui jalan ke kawasan Mandeh itu, Senin (24/6/2019).

Menurutnya, kerusakan jalan mengganggu akses dan kelancaran arus lalu lintaa dari dan menuju kawasan Wisata Mandeh. Pengendara harus bergiliran melewati jalan.

Pembangunan jalan akses wisata Mandeh tersebut dimulai sejak 2015 hingga 2018 secara bertahap melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional III Padang, Ditjen Bina Marga.

Pada 2015-2017, jalan yang terbangun sepanjang 26 km dan lebar enam meter dengan anggaran total Rp88,26 miliar.

Pada tahun 2018, pekerjaan pembangunan jalan dilakukan dengan tiga kontrak.

Kontrak pertama paket pekerjaan jalan akses Wisata Mandeh sepanjang 13,03 Km dengan nilai kontrak Rp55,18 miliar dengan kontraktor PT. Statika Mitrasarana.

Lalu paket pembangunan jalan akses Wisata Mandeh (lanjutan) sepanjang 12,05 Km dengan nilai Rp 59,9 miliar oleh kontraktor PT. Lubuk Minturun Konstruksi Persada.

Kontrak ketiga paket pekerjaan penggantian, rehabilitasi dan pemeliharaan berkala jembatan ruas jalan akses Wisata Mandeh untuk 12 jembatan dengan total panjang 245 meter senilai Rp 12,7 miliar oleh kontraktor PT. Pilar Prima Mandiri.

Terbangunnya akses jalan itu mempersingkat waktu tempuh dari Kota Padang ke kawasan tersebut dari sebelumnya sekitar 2,5 jam menjadi sekitar 1 hingga 1,5 jam. 

Kontributor Pessel: Indrayen

Berita Terkait

Baca Juga