Ditimpa Pohon Tumbang, Satu Unit Rumah di Padang Hampir Rata dengan Tanah

Ditimpa Pohon Tumbang Satu Unit Rumah di Padang Hampir Rata dengan Tanah Tampak TRC BPBD Kota Padang saat berjibaku membersihkan pohon tumbang yang menimpa rumah warga di Padang, Sabtu (22/6/2019)(Foto: BPBD)

Covesia.com - Hujan deras yang disertai angin kencang melanda Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), pada Jumat malam (21/6/2019), mengakibatkan satu unit rumah semi permanen milik Gumala Sari hampir rata dengan tanah di RT 01 RW 4 Seberang Pabayan, Kelurahan Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, Sabtu (22/6/2019).

Sri (35) anak Gumala Sari yang sedang berada di dalam rumah pada saat kejadian mengatakan pada malam hari hujan dan angin kencang melanda di daerah seberang pabayan, pada saat itu ia sempat mendengar seperti suara gemuruh, dan tidak menduga gemuruh keras tersebut ternyata pohon kedondong yang berukuran besar berada persis di belakang rumahnya tumbang dan menimpa rumahnya. 

"Untung saja saya dan keluarga cepat keluar dari rumah, takut rumah saya rata ke tanah, saya dan keluarga pindah kerumah tetangga apalagi pada kejadian dini hari tadi sekitar pukul 02.00 Wib," kata Sri, Sabtu pagi.

Sementara itu, Indra Ilfaroza selaku Danru C TRC BPBD Kota Padang menyebutkan, saat kejadian ia mendapatkan laporan bahwa telah terjadi pohon tumbang menimpa rumah warga di daerah itu, Sabtu pagi, sekitar pukul 06.45 Wib.

"Setelah mendapat laporan, kami respon dan langsung turun ke lapangan untuk membantu membersihkan pohon yang menimpa rumah warga tersebut. 

Berdasarkan analisa kami dilapangan Pohon tersebut tumbang di karenakan hujan dan angin kencang," sebutnya.

Ia menjelaskan pohon yang menimpa rumah warga adalah berupa pohon kedondong dengan panjang sekitar 18 meter dan diameter 100 centi meter.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut dan berdasarkan penglihatan kami kerugian ditaksir sekitar 5 juta rupiah," ungkapnya.

Menurut arahan dari Kalaksa BPBD Kota Padang, kepada Indra Ilfaroza, agar masyarakat Kota Padang untuk waspada hujan dan angin kencang, banjir dan tanah longsor yang sewaktu-waktu tidak bisa menduga kapan kejadiannya.

(*/don)

Berita Terkait

Baca Juga