BKSDA Kembali Amankan Puluhan Potong Kayu Ilegal di Pasaman

BKSDA Kembali Amankan Puluhan Potong Kayu Ilegal di Pasaman BKSDA Amankan Puluhan Potong Kayu Ilegal di Hutan Suaka Margasatwa Malampah-Pasaman, Jumat (22/6/2019)(Foto: BKSDA)

Covesia.com - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Pasaman, Sumbar tidak henti-hentinya melakukan penindakan terhadap oknum pembalak liar atau ilegal loging di daerah itu.

Kali ini petugas berhasil mengamankan puluhan potong kayu hasil olahan ilegal di kawasan Hutan Suaka Margasatwa Malampah Alahan Panjang Jorong Tarantang Tunggang, Nagari Binjai, Kecamatan Tigo Nagari, Jum'at (21/06/2019).

Kepala BKSDA Resor Pasaman, Ade putra kepada Covesia.com, mengatakan setidaknya ada sekitar 60 potong balok kayu dengan berbagai ukuran jenis Meranti (Ikir) tak bertuan berhasil diamankan petugas.

"Namun di lokasi tidak kami temukan pelaku. Sepertinya kedatangan kami sudah diketahui pelaku dan memilih kabur saat petugas sampai dilokasi," kata Ade Putra.

Pihaknya juga sempat menanyakan kepemilikan puluhan potong kayu ilegal itu kepada warga setempat. Tetapi tidak satupun yang mau mengaku.

"Sepertinya aktifitas pembalakan liar di daerah ini sudah sangat masif. Soalnya beberapa kali kami melakukan patroli di daerah ini tetap bocor dan diketahui oknum pelaku. Kedepan kami bakal mengubah strategi lagi untuk menjerat pelaku ini. Sebab kami yakin oknum pelaku tidak jauh dari pemukiman warga," katanya.

Tidak hanya disitu, pihaknya kata dia sewaktu jalan pulang juga mendapat ancaman dan jebakan ranjau paku dari OTK.

"Ranjau paku menyebar disepanjang jalan pulang dari lokasi ke jalan utama. Sudah empat kali ban mobil kami bocor kena ranjau paku tersebut. Belum lagi ada satu jembatan kayu penghubung yang dirusak OTK. Memang ujian kami malam ini sungguh luar biasa," katanya saat dikonfirmasi oleh Covesia.com, sekitar pukul 21.30 WIB ini.

Meskipun demikian kata dia, tidak akan menyurutkan semangatnya untuk meringkus pelaku.

Sebelumnya, Patroli Pengamanan Kawasan Konservasi  yang dilakukan oleh BKSDA Sumatera Barat sejak tanggal 20 Mei 2019 lalu bersama BKSDA Resor Pasaman, sampai dengan hari ini ditemukan lokasi-lokasi pembalakan liar yang teroganisir di Hutan Malampah, Kecamatan Tigo Nagari.

Kawasan hutan Suaka Margasatwa Malampah Alahan Panjang yang berada di kabupaten Pasaman saat ini kondisinya memprihatinkan. Berbagai macam ancaman dan kerusakan yang menggangu kawasan hutan ini hampir terjadi disetiap daerah sekitarnya.

Setidaknya saat ini ditemukan di lokasi Nagari Binjai dan Nagari Malampah, Kecamatan Tigo Nagari serta Nagari Ganggo Mudiak, Kecamatan Bonjol yang digunakan oknum pembalak liar.

Selain itu juga ditemukan perambahan yang dilakukan oleh oknum masyarakat untuk dijadikan kebun kelapa sawit, Kopi, dan berbagai jenis tanaman lainnya di Jorong Air Apung, Nagari Malampah.

(eri/don)


Berita Terkait

Baca Juga