Gudang Penyimpanan Alat Bangunan dan Gas Elpiji Terbakar di Padang

Gudang Penyimpanan Alat Bangunan dan Gas Elpiji Terbakar di Padang Gudang Penyimpanan Alat Bangunan dan Gas Elpiji Terbakar di Pasar Tarandam Padang, Jumat (21/6/2019)(Foto: Covesia/ Iqbal)

Covesia.com - Gudang penyimpanan alat bangunan dan gas elpiji terbakar di Jalan Ksatria Pasar Tarandam sekitar pukul 22.30 WIB, Jumat (21/06/2019) malam. Meski disertai hujan ringan, Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang terbilang sulit memadamkan api yang cepat menyebar.

Berdasarkan pantauan covesia.com, api berasal dari belakang gudang dan menyebar hingga bagian dalam gudang. Kejadian tersebut mengakibatkan sebagian isi gudang hangus terbakar. 

Melihat kejadian itu, warga berdatangan ke lokasi. Tak lama kemudian, 8 unit Mobil Damkar Kota Padang dikerahkan untuk memadamkan api.

Ujang (45) warga setempat kaget setelah mengetahui ada kobaran api yang berasal dari belakang gudang. "Ketika itu saya melihat api sudah terbakar dari belakang, seketika saya panik dan mengimbau masyarakat yang ada disana," paparnya.

Ujang mencemaskan, api itu bisa menyebar ke rumah dan toko-toko yang ada di dekat gedung tersebut. "Kami cemas, di sini banyak toko dan rumah warga," lanjutnya. 

Pemilik gudang, Rendi mengaku kaget dengan kebakaran yang terjadi. Dikatakannya, ia mendapat informasi telah terjadi kebakaran digudangnya. "Saya tidak tau kronologisnya," paparnya.

Hingga berita ini diturunkan Tim Pemadam Kebakaran Kota Padang masih memadamkan percikan api yang tersisa di dalam gudang, belum dipastikan penyebab dan kerugian yang ditaksir dari kebakaran tersebut.

Sementara itu, 8 unit Mobil 80 personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang dikerahkan untuk memadamkan gudang penyimpanan alat bangunan dan gas elpiji yang terbakar di Pasar Tarandam tersebut. 

"Saat ini, kami menurunkan 8 unit mobil dan 80 personel untuk memadamkan api yang membakar gudang penyimpanan itu, dan Api dapat dijinakan 2 jam kemudian," papar Eko Feriandi, Anggota Damkar Kota Padang

Eko menyampaikan, dari kebakaran Tim sedikit mengalami kendala, saat itu gudang kondisi gudang sedang terkunci dan mobil pengangkut barang masih terparkir di depan gedung.

"Penunggu gudang juga tidak ada disitu, kami mengambil langkah untuk membuka paksa gudang yang sedang terkunci," lanjut Eko. 

Eko mengimbau agar masyarakat tidak lagi panik dengan kebakaran yang terjadi. "Masyarakat tak usah panik lagi, kami telah mendinginkan api yang ada dalam gudang," ungkapnya.

Eko menambahkan, tidak ada korban jiwa dalan kejadian tersebut dan penyebab dari kejadian itu juga saat ini masih dalam penyelidikan pihak Kepolisian.

Kontributor Padang: Muhammad Iqbal

Berita Terkait

Baca Juga