Bawaslu Kaji Laporan Warga Terkait Kupon 'Guspardi Gaus Foundation' di Pasaman Barat

Bawaslu Kaji Laporan Warga Terkait Kupon Guspardi Gaus Foundation di Pasaman Barat Kupon belanja yang diterima warga dari Tim Sukses Caleg PAN Sumbar II, Guspardi Gaus (GG). Foto: Istimewa

Covesia.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar, masih melakukan kajian terkait masuknya laporan warga tentang dugaan pemberian kupon belanja Guspardi Gaus Foundation.

Komisioner Bawaslu Pasaman Barat, Beldia Putra kepada Covesia.com, Selasa (18/06/2019) mengatakan pihaknya saat ini tengah memeriksa barang bukti dan bahan laporan pelapor apakah memenuhi syarat formil dan Materil.

"Kita kaji dulu apakah memang memenuhi syarat formil dan materil sesuai yang di atur dalam Undang-undang pemilu Nomor 7 Tahun 2017," katanya. 

Direncanakan, Rabu (19/06) akan mengirim surat terkait hasil kajian itu kepada pelapor.  

Sebelumnya, empat warga Kecamatan Talamau, yang menjadi mengaku menerima kupon belanja Guspardi Gaus Foundation melaporkan Caleg DPR RI Guspardi Gaus ke Badan Bawaslu Pasaman Barat, sekitar pukul 12.45 WIB, Senin (17/6/2019).

Pelapor melalui kuasa hukumnya, Kasmanedi mengatakan, turut melampirkan barang bukti berupa dua lembar kupon berjenis Gold dan Silver. 

Kemudian satu foto copy surat putusan Kemenkumham Nomor: AHU-0002331.AH.01.04 Tahun 2019 tentang pengesahan pendirian Badan Hukum Yayasan Guspardi Gaus tertanggal 14 Februari 2019.

Pihak pelapor menilai, pemberian kupon belanja itu diduga sebagai salah satu bentuk tindakan money politik yang dilarang Undang-undang pemilu.

(her/rdk)

Baca: Warga Pasbar Kecewa dengan Caleg DPR RI ini Lantaran Penukaran Kupon Belanja Ditolak

Baca: Kasus Kupon Belanja Caleg GG Berujung ke Bawaslu Pasaman Barat

Baca juga: Ini Bantahan Guspardi Gaus Soal Kupon Belanja untuk Warga di Pasbar

Berita Terkait

Baca Juga