Pasaman Berhasil Tekan Angka Kemiskinan Satu Persen Sejak Dua Tahun Terakhir

Pasaman Berhasil Tekan Angka Kemiskinan Satu Persen Sejak Dua Tahun Terakhir Penyerahan buku Mari Berzakat dari Baznas Pasaman kepada rombongan kaji banding dari Kabupaten Sleman, Yogyakarta di kantor Bupati setempat, Jumat (14/06/2019).

Covesia.com - Pemerintah Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat berhasil menekan angka kemiskinan sekitar satu persen sejak dua tahun terakhir secara berturut-turut.

Hal ini disampaikan Kepala Bappeda Pasaman, Choiruddin Batubara dihadapan rombongan kaji banding dari Kabupaten Sleman, Yogyakarta di kantor Bupati setempat, Jumat (14/06/2019).

"Kabupaten Pasaman dalam masa kepemimpinan Bupati Yusuf Lubis dan Wakil Bupati, Atos Pratama berhasil menurunkan angka kemiskinan dari 7,67% pada tahun 2016 menjadi 6,67 pada tahun 2018 lalu. Rata-rata mengalami penurunan satu persen sejak dua tahun terakhir," kata Chairuddin Batubara.

Untuk Tahun 2021 mendatang kata Chairuddin merencanakan angka kemiskinan turun menjadi 5,2 Persen.

"Strategi penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Pasaman terintegrasi dalam Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) melibatkan sembilan Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) plus empat lembaga lain yaitu, Baznas, BPJS, Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga ( LK3), dan Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS). Jadi semua program fokus dan terarah ke sasaran yang dituju,"katanya.

Sementara Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasaman, Efka Emi menuturkan bahwa kedatangan delegasi dari Pemkab Sleman ke Pasaman sekaitan dengan keberhasilan Kabupaten Pasaman memperoleh penghargaan SLRT keliling pada tahun 2018 lalu.

“SLRT keliling sebuah terobosan dan inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Pasaman untuk menjangkau masyarakat miskin yang berdomisili  di daerah-daerah yang jauh dari pusat Pemerintahan. Semoga apa yang menjadi inovasi di daerah ini bisa diterapkan di Kabupaten Sleman nantinya," tutupnya.

(Heri)

Berita Terkait

Baca Juga