Kabupaten Sleman Kaji Banding Tentang Penanggulangan Kemiskinan di Pasaman

Kabupaten Sleman Kaji Banding Tentang Penanggulangan Kemiskinan di Pasaman Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dibawah pimpinan Iriansya melakukan kaji banding program perlindungan sosial ke Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Ist)

Covesia.com - Sebanyak 11 orang personil Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dibawah pimpinan Iriansya melakukan kaji banding program perlindungan sosial ke Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat.

Delegasi Pemerintah Kabupaten Sleman diterima oleh Bupati Pasaman diwakili oleh Asisten Pemerintahan, Mulyatmin Ch. di ruang rapat Bupati Pasaman didampingi oleh Kepala Bappeda Choiruddin Batubara, Kepala Dinas Sosial Efka Emi, Plt Kepala Dinas Pendidikan Ali Yusri, Ketua Baznas Syafrizal, kepala BPJS Syafruddin, sekretaris DPP KB Dwi Hadiah, Kabid dari Dinas Kesehatan dan Dinas Permberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak.

Bupati Pasaman diwakili Asisten Pemerintahan dalam sambutan mengucapkan selamat datang di Kabupaten Pasaman yang sejuk dan indah. 

“Kami persilahkan delegasi dari Kabupaten Sleman untuk menggali informasi tentang program perlindungan sosial yang telah dilaksanakan di Kabupaten Pasaman dari SKPD terkait yang hadir saat ini. Kami dari Pemkab Pasaman tentu merasa terhormat atas penilainnya yang dianggap sukses menekan angka kemiskinan di daerah ini," ujar Mulyatmin, Jumat (14/06/2019).

Ketua delegasi Pemerintah Kabupaten Sleman, Iriansya yang menjabat sebagai Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Sleman mengatakan maksud kedatangannya untuk kaji banding dengan daerah setempat yang dinilai sukses menekan angka kemiskinan.

"Kami datang ke Kabupaten Pasaman dalam rangka kaji banding tentang program-program perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan yang kami nilai cukup sukses dan berhasil di Kabupaten Pasaman. Sehingga program-program ini nantinya bisa kami terapkan di Kabupaten Sleman," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu Ketua Baznas Pasaman, Syafrizal juga memaparkan Program Unggulan Baznas Pasaman dihadapan Rombongan Study Banding Kabupaten Sleman DIY, yang cukup berkontribusi menekan angka kemiskinan di daerah itu.

Dengan dana zakat tersebut kata Syafrizal, pihaknya sudah ikut serta membantu Pemda setempat dalam pengentasan masalah sosial, pendidikan dan kesehatan bagi warga miskin yang digelontorkan sekitar 4 Milyar tiap tahunnya.

"Ada lima program unggulan Baznas yang kami telurkan sejak tahun 2017 lalu yaitu program Pasaman sejahtera dengan memberikan bantuan kepada fakir atau jompo, bantuan keluarga miskin dan bantuan modal usaha. Kedua, program Pasaman sehat (bantuan berobat), Pasaman cerdas (Beasiswa), Pasaman peduli meliputi bantuan bedah rumah, korban bencana dan bantuan untuk musafir. Kemudian yang terakhir yaitu Pasaman Imtaq bantuan untuk musafir dan muallaf," katanya.

Dalam kesempatan itu juga Syafrizal menyeerahkan Cendra mata Kepada Rombongan Kabupaten Sleman Buku Mengapa Harus Berzakat dan Qur'an Hafalan dan Terjemahan yang di Cetak Baznas setempat.

"Benar. Didalam buku itu lengkap beberapa program dan dasar pengumpulan hingga distribusi Zakat yang kami terapkan di Pasaman. Kemudian tujuan Study Banding itu kata ketua Rombongan adalah merajut silaturrahmi dan saling tukar informasi," tutupnya.

(Heri)

Berita Terkait

Baca Juga