Supir Pajero Sport Nahas di Pasbar Mengaku Dikejar OTK Pakai Senjata Sebelum Terbalik

Supir Pajero Sport Nahas di Pasbar Mengaku Dikejar OTK Pakai Senjata Sebelum Terbalik (Ist)

Covesia.com - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar masih mendalami terkait pengakuan supir Pajero Sport, Zulhendra (40) yang dikejar Orang Tak Dikenal (OTK) pakai senjata diduga sejenis Soft Gun hingga hilang kendali dan terbalik di dekat SPBU Ujung Gading Kampung Juar Jorong Ranah Salido, Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang pada pukul 02.00 WIB dini hari, Kamis (13/6/2019).

"Benar. Pengakuan supir dikejar OTK dengan tiga buah sepeda motor matic dengan senjata sebelum akhirnya terbalik di TKP. Kami masih mendalaminya dengan mengumpulkan sejumlah keterangan dan saksi-saksi yang ada," terang Kapolres Pasaman Barat, AKBP Iman Pribadi Santoso melalui Kasatreskrim, AKP Afrides Roema kepada Covesia.com, Kamis (13/6) malam.

Baja juga: Pajero Sport Terbalik Saat Melintas di Pasaman Barat

Kasatreskrim, AKP Afrides Roema mengatakan kejadian itu berawal dari saat korban hendak mengisi BBM di SPBU Air Balam Ujung Gading dengan mengendarai mobil Mitshubishi Pajero warna silver BK 1238 IB.

"Namun SPBU tersebut telah tutup. Pada saat itu datang dua orang laki-laki yang tidak dikenal mengendarai sepeda motor, dan sopir mobil tersebut bertanya perihal dimana SPBU yang ada. Lalu salah seorangnya mengatakan bahwasanya SPBU yang ada di Ujung Gading yang berjarak sekitar 15 km dari Air Balam. Kemudian sopir bertanya tempat penjualan BBM ketengan, dan mengisinya di depan SPBU Air Balam," katanya.

Usai mengisi BBM itu, korban mengendarai mobilnya kearah Ujung Gading. Sekira berjarak 3 km dari Air Balam, korban dibuntuti oleh tiga sepeda motor memegang senjata sejenis Soft gun.

"Saat itu juga sopir langsung mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi, dan ketiga sepeda motor itu mengejarnya dari belakang. Kemudian sopir mendengar adanya suara tembakan pada belakang mobil yang dikendarainya. Mendengar itu sopir  terus mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi dan hilang kendali di Kampung Monduong Jorong Ranah Salido Ujung Gading, Kecamatan Lembah melintang," katanya.

Sopir kata dia tidak bisa mengendalikan mobilnya yang berkecepatan tinggi, sehingga mobil itu menabrak tiang telepon dipinggir jalan, dan terguling kejalan raya.

"Sehingga membuat para penumpang menjadi luka dan memar. Tetapi tidak ada korban yang meninggal dunia dlm kejadian tersebut," tutupnya.

(eri)

Berita Terkait

Baca Juga