Polres Agam Tepis Informasi Penjarahan Barang Penumpang Korban Family Ceria di Kelok 44

Polres Agam Tepis Informasi Penjarahan Barang Penumpang Korban Family Ceria di Kelok 44 Kecelakaan bus AKDP Family Ceria, Selasa (28/5/2019). Foto: istimewa

Covesia.com - Kepolisian Resor (Polres) Agam, Sumatera Barat menyanggah informasi yang diberitakan salah satu portal berita nasional terkait adanya penjarahan saat kecelakaan bus AKDP  Family Ceria yang jatuh ke jurang di kawasan kelok 44 tepatnya kelok 28 Kecamatan Matur, pada Selasa (28/5/2019).

Kasat Lantas Polres Agam, Iptu Dedi Antonis melalui Kanit Laka, Ipda Bermana Manda mengatakan, saat kejadian polisi langsung terjun ke TKP, kemudian bersama PMI dan masyarakat setempat segera melakukan evakuasi.

"Mengenai barang bawaan, kita langsung berkoordinasi dengan PO Famili Ceria yang berada di Bukittinggi, tidak lama kemudian mereka datang dengan satu unit Pick Up untuk mengevakusi barang bawaan penumpang dan dibawa ke alamat tujuan di Air Bangis, Pasaman Timur," ujarnya kepada Covesia.com Selasa (11/6/2019).

Dilanjutkannya, selain diangkut oleh pihak PO, sebagian penumpang yang tidak mengalami luka langsung membawa sendiri barang bawaan mereka.

"Penumpang seluruhnya 30 orang, yang mengalami luka sebanyak 17 orang dirawat di Puskesman Matur 4 orang, dirujuk ke Bukittinggi 2 orang dan selebihnya sudah diperbolehkan pulang," lanjutnya.

Terkait hilangnya barang bawaan penumpang, hingga saat ini belum ada laporan masuk ke pihak kepolisian. Sebelumnya, proses evakusi korban dan bangkai mobil berjalan aman.

"Bangkai mobil kita angkat dari jurang menggunakan mobil derek Kamis (30/5/2019) dan saat ini sudah diamankan di Mako Satlantas Agam guna penyelidikan lebih lanjut," jelasnya.

(han/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga