Berikut Pengakuan Sopir Innova yang Masuk Jurang di Kawasan PLTA Batang Agam

Berikut Pengakuan Sopir Innova yang Masuk Jurang di Kawasan PLTA Batang Agam Mobil Innova yang masuk jurang di kawasan PLTA Batang Agam setelah di evakuasi dini hari tadi, Senin (10/6/2019)(Foto: Istimewa)

Covesia.com - Sopir Innova BA 1751 B, Rasyid Akbar (17) yang jatuh di jurang dekat PLTA Batang Agam, tepatnya di perbatasan Kabupaten Limapuluh Kota dan Agam mengaku saat melaju di bengkolan menjelang PLTA Batang Agam,  dirinya tidak lepas kendali. Tetapi seperti ada kekuatan yang membanting stir mobil masuk ke jurang.

Bahkan saat itu, dirinya mengaku tangannya begitu lemas memegang stir mobil.

"Tangan saya tiba-tiba lemas dan ada yang membanting stir ke arah jurang," kata Rasyid ketika di konfirmasi di Rumah Sakit Adnan WD, Payakumbuh oleh Wartawan, Senin (10/06/2019). 

Karena badan langsung lemas, Dirinya mengaku tak kuasa menahan stir dan menekan rem. Sedangkan pijakan gas sudah di lepas dan mobil dengan cepat meluncur ke jurang.

"Laju mobil sekitar 50 km/jam. Saat itu sudah lepasin pijakan gas. Cuma tidak bisa menekan rem. Jadinya meluncur ke jurang," kata Rasyid.

Saat kejadian, di lokasi hujan sedang gerimis dan sepi dengan kendaraan. Bahkan di arah berlawanan tidak ada kendaraan satu pun. Hanya beberapa kendaraan yang ada di belakang.

"Jalanan sepi. Di depan dan arah lawan tidak ada kendaraan. Hanya beberapa mobil di belakang," ujarnya.

Sebelumnya, satu unit mobil innova putih BA 1751 BP dilaporkan terjun ke jurang dekat PLTA Batang Agam perbatasan Kabupaten Limapuluh Kota dan Agam, Minggu (09/06/2019) sekitar pukul 23.00 WIB. Didalam mobil teedapat 10 orang penumpang yang merupakan satu keluarga asal Koto Baru, Kabupaten Tanah Datar.

Mobil ini diduga hilang kendali saat perjalanan dari Payakumbuh menuju arah Bukittinggi dan terjun ke jurang. Sampai berita ini dikeluarkan, satu orang dilaporkan meninggal dunia atas nama Najuwa (8) dan 7 orang luka-luka. Sedangkan dua penumpang lain masih dalam pencarian tim SAR gabungan dan Aparat Kepolisian yang dibantu oleh warga.

(Agg/don)

Berita Terkait

Baca Juga