Tim SAR Gabungan Akhirnya Temukan Jasad Korban Hanyut di Sungai Sampuran Pasbar

Tim SAR Gabungan Akhirnya Temukan Jasad Korban Hanyut di Sungai Sampuran Pasbar Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban, Minggu (9/6/2019)(Foto: Dok. Basarnas)

Covesia.com - Jajaran Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban yang hanyut di Sungai Sampuran, Kecamatan Sungai Aua, Kebupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), sekitar pukul 11.00 WIB tadi, Minggu (9/6/2019).

Koordinator Pos SAR Pasaman dan Pasaman Barat, Zulfahmi mengatakan korban yang bernama Dimas (11) ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dekat air terjun Sungai Sampuran.

"Benar, jasadnya ditemukan tidak jauh dari tempat mandi-mandi korban. Tim gabungan langsung mengevakuasi ke rumah duka," kata Zulfahmi ketika dikonfirmasi oleh Covesia.com, melalui telepon genggamnya.

Kejadian itu kata Zulfahmi berawal dari saat korban bersama keluarganya yang merupakan warga Air Runding, Kecamatan Sungai Beremas, tengah menikmati liburan lebaran dengan mandi-mandi di Sungai Sampuran, Kecamatan Sungai Aua pada hari Sabtu, (08/06) kemarin.

"Namun sekitar pukul 15.00 WIB, pihak keluarganya tidak lagi melihat korban mandi-mandi di Sungai Sampuran tersebut. Sehingga pihak keluarga bersama petugas setempat melakukan pencarian. Namun tak kunjung bertemu. Sehingga pihak keluarga korban melaporkan kejadian ini kepada Basarnas sekitar pukul 22.30 WIB tadi malam," terang Zulfahmi.

Mendapati laporan itu pihak Basarnas bersama tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap korban dengan menyusuri sepanjang Sungai Sampuran.

"Benar, namun baru berhasil ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB tadi siang," katanya.

Zulfahmi juga mengatakan usai mandi-mandi di Sungai Sampuran, korban sempat meminta kunci mobil dan ganti baju serta jajan es kepada orangtuanya. Mengingat jarak parkiran ke pemandian sekitar 500 Meter.

"Ini murni musibah, karena kami tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Sebab, korban setelah sempat pergi belanja dan kemudian kembali ke sungai untuk mandi. Korban diduga tenggelam saat kembali mandi-mandi. Saat ini korban sudah berhasil dievakuasi di rumah duka," tambahnya.

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu melakukan pencarian terhadap korban.

"Kemudian kita mengimbau kepada masyarakat agar terus meningkatkan kehati-hatian selama menikmati libur lebaran. Kemudian kepada orang tua agar tetap mengawasi anak-anak jika sedang mandi-mandi atau kegiatan liburan lainnya," tutupnya.

(eri/nod)


Berita Terkait

Baca Juga