Pelajar Jadi Sasaran Pengedaran Narkoba di Bukittinggi, Polisi Minta Kaum Millenial Waspada

Pelajar Jadi Sasaran Pengedaran Narkoba di Bukittinggi Polisi Minta Kaum Millenial Waspada Kasat Reserse Narkoba Polres Bukittinggi, AKP Pradipta Putra Pratama

Covesia.com - Pelajar menjadi sasaran empuk bagi para bandar narkotika di kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) untuk mengedarkan barang haram narkotika, baik itu jenis ganja maupun sabu.

"Pelajar atau kaum millenial menjadi target para pelaku untuk mengedarkan narkoba di Bukittinggi, apalagi dalam beberapa kali tangkapan Satuan Narkoba Polres Bukittinggi mendapati bahwa pelaku sebagian berasal dari kaum millenial," ungkap Kasat Reserse Narkoba Polres Bukittinggi, AKP Pradipta Putra Pratama, Jumat (24/5/2019).

Menurut Pradipta dari hasil pengungkapan beberapa kasus,  pengakuan generasi muda ini awalnya hanya mencoba-coba memakai narkotika, hingga menyebabkan kecanduan, yang rata-rata umurnya itu masih belasan tahun.

"Untuk memberantas peredaran narkotika ini, bukan menjadi hanya tugas Polisi semata, seluruh pihak hendaknya ikut berperan, terutama keluarga jangan sampai membiarkan anak-anaknya terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika, masyarakat juga dapat melakukan pengawasan peredaran di setiap daerah tempat tinggal,” jelasnya.

Meningat kondisi saat ini peredaran narkotika sangat banyak, sambung Pardipta, tidak pernah putus, dan sumbernya juga tidak jelas dari mana saja, dalam satu minggu pihak Satres Narkoba bahkan menerima 4 hingga 5 laporan dari masyarakat.

"Kami minta bantuan kepada masyarakat, apabila ada dilingkungan atau melihat peredaran narkotika agar segera melaporkan pada pihak yang berwajib, sehingga pelakunya dapat segera diungkap,” serunya.

Kedepan sambung Pradipta Putra Pratama, Satres Narkoba Polres Bukittinggi juga menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah, dalam hal sosialisasi ke sekolah-sekolah, tentang apa bahaya dari penyalahgunaan narkotika ini, dampak jangka panjang, hingga hukuman yang diberikan bagi yang terlibat.

"Kami sudah membicarakan kerjasama ini dengan Pemerintah Kota Bukittinggi, agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, aktif melakukan sosialisasi atau penyuluhan terhadap pelajar mulai dari tingkat SMP, SMA, hingga perguruan tinggi,” ujarnya.

Ia berharap dengan optimalnya penyuluhan atau sosialisasi ini, kalangan millenial atau generasi muda di Kota Bukittinggi dapat terhindar dari kasus penyalahgunaan narkotika. 

(deb)

Berita Terkait

Baca Juga