Dalih Bisa Datangkan Emas Gaib, Dukun Cabul di Padang Pariaman Ditangkap Polisi

Dalih Bisa Datangkan Emas Gaib Dukun Cabul di Padang Pariaman Ditangkap Polisi Sujasman alias Ajo (40) yang berprofesi sebagai paranormal atau dukun (Foto: Almurfi Syofyan)

Covesia.com - Sujasman alias Ajo (40) yang berprofesi sebagai paranormal atau dukun di Nagari Sungai Patai, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman dibekuk Satreskrim Polres Padang Pariaman, Selasa (14/5/2019).

Ajo ditangkap berdasarkan Laporan Polisi (LP) nomor: LP/70/V/2019/Polres, tertanggal 13 Mei 2019. Ia dilaporkan telah melakukan perbuatan cabul yang mengarah kepada persetubuhan kepada salah seorang pelajar dengan inisial KM (15).

Kapolres Padang Pariaman AKBP Rizki Nugroho membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya Dukun Ajo diringkus di kediamannya di Kelurahan Pasar Lalang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang kemarin sekitar pukul 23.30 Wib.

"Ya, sudah diamankan pelakunya, sekarang lagi pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres," ujar Kapolres kepada Covesia.com, Rabu (15/5/2019). 

Menurut Kapolres, dukun cabul ajo tersebut mengklaim bahwa dirinya bisa mengeluarkan emas dari alam gaib kepada salah seorang pasiennya bernama Bunga (nama samaran).

"Saat bunga menanyakan kapan bisa mendapatkan emas dari alam ghaib tersebut, dukun Ajo ini meminta Bunga untuk pergi ke tempat prakteknya yang beralamat di Korong Sungai Patai Nagari Kapalo Hilalang Kec.2x11 Enam Lingkung," ujarnya.

Dijelaskan Kapolres, saat Bunga pergi ke tempat praktek dukun cabul tersebut, bunga mengajak temannya yang bernama KM. Setelah Bunga sampai di tempat praktek Dukun cabul mengatakan emas yang dijanjikan belum bisa di ambil.

"Emas itu menurutnya belum bisa di ambil karena teman dari Bunga yang bernama KM, sudah tidak suci lagi. Sehingga perlu untuk disucikan terlebih dahulu," jelas Kapolres.

Selanjutnya dukun cabul menyuruh Bunga untuk keluar dari dalam ruangan praktek tersebut dan menyuruh KM tetap tinggal didalam ruangan tersebut.

"Saat itu lah pelaku melakukan aksi tidak terpuji tersebut kepada KM dengan dalih untuk mensucikan kembali keperawanan KM," terang Kapolres.

Atas perbuatannya, ditegaskan Kapolres, dukun cabul tersebut disangkakan Pasal 289 KUHP dengan ancaman maksimal sembilan tahun kurungan penjara.

Kontributor Padang Paraiman: Almurfi Syofyan

Berita Terkait

Baca Juga