Pencairan Dana PKH di Mentawai Terkendala Akses BRI Link

Pencairan Dana PKH di Mentawai Terkendala Akses BRI Link Ilustrasi

Covesia.com - Program Keluarga Harapan Bagi Keluarga Penerima Manfaat yang disalurkan pemerintah pusat untuk membantu warga kurang mampu di Mentawai sudah dicairkan dua tahap. Tahap I sudah dicairkan pada januari dan tahap ke II pada April lalu.

Namun masyarakat Mentawai terkendala pada pencairan dana PKH yang ditransfer ke BRI. 

"Tidak semua kecamatan di Kabupaten Kepulauan Mentawai memiliki agen BRI link. Terutama bagi warga di wilayah yang cukup jauh," ungkap Berman Sibuea, Koordinator PKH Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak kepada Covesia di ruang kerjanya, Senin (13/5/2019). 

Oleh sebab itu, katanya, warga dari Siberut Barat seperti daerah Simatalu, Sigapokna, ataupun dari Sagulubbe kecamatan Siberut Barat Daya, dan daerah lainnya terpaksa datang ke Tuapejat untuk pencairan dana di BRI. 

"Kita sudah mencoba berkomunikasi dengan pihak BRI agar secepatnya memfasilitasi agen BRI link agar ibu-ibu atau warga terbantu. Kita juga sudah menyurati pihak kementerian agar bisa mengkomunikasikan dengan BRI Pusat, namun sampai saat ini belum ada solusi yang mumpuni,"ujar Berman. 

Ia menambahkan, sebagian ada yang mencairkan dananya pada agen BRI Link di desa Sikabaluan kecamatan Siberut utara. Namun, itupun tidak mencukupi saldo agennya. 

Tahun ini, Berman katakan, sebanyak 5.127  KPM dari program PKH di sepuluh kecamatan di Mentawai. 

"Nominal penerimaannya bervariasi tergantung jumlah komponen atau anggota keluarga dalam satu keluarga," katanya. 

Diketahui besaran yang diperoleh yakni, Ibu hamil Rp, 2,4 juta, pelajar SD Rp,900 ribu, SMP Rp,1,5 juta, SMA Rp, 2 juta, penyandang disabilitas Rp, 2,4 juta, dan

Lansia Rp, 2,4 juta. 

"Akumulasi keseluruhan komponen tersebut pencairannya melalui 4 tahap. Tinggal tahap ke tiga pada Juli dan ke IV Oktober mendatang," paparnya. 

Sementara maksimal komponen KPM dari PKH tersebut yakni empat anggota keluarga. 

"Kalau lebih dari empat anggota keluarga, diambil yang tertinggi nilainya," tukasnya. 

Kontributor Mentawai: Kornelia Septin Rahayu

Berita Terkait

Baca Juga