Warga Keluhkan Aktivitas Galian C Bukit Putuih Kembali Beraksi

Warga Keluhkan Aktivitas Galian C Bukit Putuih Kembali Beraksi Satu unit alat berat berada di lokasi aktivitas tambang galian C Bukik Putuih, Kenagarian Talaok, Kecamatan Bayang, Pessel, Sumbar (Ist)

Covesia.com - Warga di Nagari Talaok, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) keluhkan aktivitas tambang alian C di di Jalan Bukik Putuih di daerah setempat kembali beraksi.

Sebelumnya, aktivitas tambang galian C di daerah tersebut sudah menuai protes dari masyarakat setempat.

Sebagian masyarakat dan tokoh-tokoh masyarakat sudah pernah melakukan aksi dengan harapan ditutupnya dan dihentikannya tambang galian C di daerahnya tersebut.

Warga menilai keberadaan tambang galian C tersebut sudah mengancam keselamatan warga setempat. Parahnya sudah ada satu unit rumah warga di daerah itu yang hancur ditimpa batu bekas galian tambang tersebut.

Salah seorang warga Irman (50) mengatakan, aktivitas tambang galian C di tempatnya itu, sebelumnya sudah ditutup, dengan adanya aksi dan kesepakatan masyarakat untuk melaporkan aktivitas tersebut pada pihak kepolisian.

"Sebelumnya kita masyarakat secara bersama-sama melapor pada Kapolsek Bayang, dan laporan kita ditanggapi dan aktivitas tambang di hentikan," ungkapnya pada Covesia.com, Jumat (10/5/2019).

Diterangkannya, setelah sempat ditutup, ternyata belum lama ini aktivitas tambang galian C kembali beroperasi dan bekerja. 

"Tapi kali ini, alat berat yang digunakan sebagai galian berbeda dengan yang sebelumnya, dan lokasinya berjarak sekitar beberapa meter saja dari yang sebelumnya. Menurut informasi pemilik usaha tambang galian C kali ini juga berbeda dengan yang sebelumnya," ucapnya.

Terkait hal itu, selaku masyarakat ia berharap pihak kepolisian kembali bertindak untuk menghentikan aktivitas galian C ilegal tersebut.

"Karna aktivitas tambang itu sangat membahayakan masyarakat kita, seperti yang kita ketahui, tu sudah ada rumah warga yang roboh karena ditimpah batu bekas galian, dan baru-baru ini juga ada pengendara yang jatuh karena serpihan batu dan tanah bukit menimbun badan jalan," terangnya.

Selain pihak kepolisian, ia juga berharap kepada pemerintah daerah. Agar setiap pelaku usaha aktivitas galian C ilegal ini di tindak dengan tegas.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman modal Dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Pessel mengatakan, aktivitas galian C di Bukik Putuih itu belum memiliki izin.

"Galian C itu, memang tidak ada izin, dan kita tidak pernah menerima dan menerbitkan izin rekomendasinya untuk membolehkan aktivitas tambang," singkatnya

Reporter Pessel: Indrayen

Berita Terkait

Baca Juga