Warga Nagari Talaok Pessel Keluhkan Aktivitas Tambang Galian C

Warga Nagari Talaok Pessel Keluhkan Aktivitas Tambang Galian C Galian C yang beroperasi di Kenagarian Talaok, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan.(Istimewa)

Covesia.com- Warga Kenagarian Talaok, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) mengeluhkan adanya aktivitas tambang galian C di jalan Bukik Putuih.

Keberadaan tambang galian C tersebut dianggap merugikan warga karena lokasinya yang berada di kampung bisa mengancam keselamatan pengendara. Terlebih jika terjadi hujan, jalan akan becek dan licin.

Warga setempat Reza (32) mengatakan, keberadaan galian C itu sangat meresahkan warga. Pasalnya, tanah bebukitan yang di garapnya jatuh di jalanan yang ditempuh warga setempat. 

Parahnya lagi, terang dia, akibat galian C tersebut salah satu rumah warga rusak ditimpah batu reruntuhan galian tersebut.

"Apa bila cuaca bagus, maka jalan yang akan kami setiap harinya akan berdebu. Jika cuaca hujan jalan akan licin," kata dia kepada Covesia.com, Kamis (25/4/2019).

Ia menjelaskan, sebelumnya warga bersama pemuda setempat telah menegur oknum yang bersangkutan. Namun hingga saat ini belum diindahkan.

"Setelah kami tegur bersama-sama agar mencari solusi terkait persoalan ini. Ternyata mereka oknum bersangkutan malah mengancam kami dan di takut-takuti kami. Ini secara tidak langsung sudah mengintimidasi kami ini," jelas dia.

Menurut dia, terkait hal ini tokoh masyarakat bersama pemuda akan melapor kepada aparat penegak hukum. Agar galian C ini dihentikan karena telah merusak lingkungan dan kenyamanan masyarakat.

"Kami telah melapor ke pihak kepolisian setempat,"sebutnya

Ia berharap sesuai laporan yang telah di sepakati dan diberikan kepada penegak hukum. Ini bisa diproses sesuai dengan semestinya.

"Kami berharap dan meminta penegak hukum harus tegas dan menindak tindakan ini sesuai dengan prosedurnya," pungkasnya.

Kapolsek Bayang, Iptu Advianus membenarkan adanya aktivitas galian C di daerah itu dan telah terjadi jauh sebelum dia menjabat sebagai Kapolsek di wilayah itu.

"Galian C ini memang sudah lama beraktivitas, bahkan jauh sebelum saya bertugas disini," kata dia.

Pemberhentian secara paksa, kata dia, tidak bisa dilakukan karena tidak adanya sanggahan atau pernyataan sikap keberatan masyarakat terhadap keberadaan aktivitas itu.

"Karena tidak ada laporan masyarakat yang masuk, makanya kami tidak bisa menindak kegiatan itu, dan kami nilai kegiatan itu berjalan dengan baik," ucapnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat setempat untuk memberikan laporan secara tertulis kepada pihaknya agar bisa dilakukan penindakan lebih lanjut.

"Kalau ada laporan yang masuk ke kami, maka hari ini juga akan kami hentikan aktivitas galian C itu. Silahkan masukkan laporan secepatnya, maka semakin cepat kami menghentikan aktivitas itu," tegas Kapolsek.

Kontributor Pessel: Indra Yen Putra

Berita Terkait

Baca Juga