Warga Laporkan Relawan Caleg PPP atas Dugaan Politik Uang di Pasaman

Warga Laporkan Relawan Caleg PPP atas Dugaan Politik Uang di Pasaman Kartu nama Caleg PPP YE beserta uang tunai senilai Rp150 ribu yang dijadikan pelapor sebagai Barang Bukti. Sumber: istimewa

Covesia.com - Seorang warga melaporkan AS (32) ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pasaman atas dugaan tindakan politik uang (Money Politik) dengan Calon Legislatif (Caleg) PPP Dapil II yang berinisial YE di Kampung Silang Empat, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto.

Pelapor yang berinisial AD (35) mengatakan laporan tersebut sudah diterima oleh Bawaslu Pasaman, Sabtu (20/04) lalu.

"Benar. Dalam laporan tersebut turut kami lampirkan Barang Bukti (BB) berupa uang tunai senilai Rp.150 ribu, tiga buah kartu nama Caleg PPP Dapil II yang berinisial YE, Foto, dan rekaman audio serta tiga orang saksi dalam kasus dugaan politik uang ini," terang pelapor AD kepada Covesia.com, Selasa (23/04/2019).

Pelapor AD mengatakan, kejadian itu berawal dari saat relawan AS menyodorkan uang tunai sejumlah Rp300 ribu beserta tiga buah kartu nama Caleg PPP Dapil II YE kepada dirinya beserta temannya AR (30) pada hari Jumat (12/04) lalu di Kampung Silang Empat, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto.

"Kami jelas sangat menolak. Namun relawan AS tetap memaksa. Hingga akhirnya kami memutuskan untuk melaporkan perbuatan money politik tersebut ke Bawaslu Pasaman untuk ditindak dengan cepat," tambahnya.

Kata dia, uang senilai Rp300 ribu sudah diserahkannya kepada AS sebesar Rp150 ribu. Sedangkan sisanya senilai Rp150 ribu beserta tiga buah kartu nama Caleg PPP YE dijadikannya sebagai Barang Bukti pelaporan ke Bawaslu setempat.

Hal senada juga di sampikan oleh AR rekannya pelapor yabg sempat ditawarkan uang senilai Rp300 ribu dengan target suara Rp100 ribu per pemilih (kepala).

"Benar. Saat itu kami berdua dengan AD sempat ditawarkan oleh AS. Namun saya menolak dan uang itu sudah dikembalikan kepada AS pada (17/04) lalu," kata AR yang juga bertindak sebagai saksi dalam kasus dugaan money politik caleg PPP YE.

Pihaknya kata dia sangat berharap kasus dugaan money politik dapat di usut tuntas dan dihukum sesuai Undang-undang pemilu oleh Bawaslu setempat.

"Harus ditindak tegas. Perbuatan oknum Caleg PPP YE tersebut sangat jelas merusak demokrasi yang berlangsung saat ini," tukasnya.

(her/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga