Tujuh Orang Diperiksa Terkait Terbakarnya Logistik Kotak Suara di Pessel

Tujuh Orang Diperiksa Terkait Terbakarnya Logistik Kotak Suara di Pessel Foto: Indra Yen

Covesia.com - Polres Pesisir Selatan, memeriksa tujuh orang sebagai saksi terkait terbakarmya logistik kotak surat suara di kantor camat Kecamatan Koto XI Tarusan, Senin (22/4/2019) dini hari.

Kapolres Pessel, AKBP. Fery Herlambang mengungkapkan ketujuh orang saksi itu merupakan mereka yang berada di sekitar lokasi kejadian.

"Ini tentunya untuk kepentingan penyelidikan," ungkap Kapolres, Selasa (23/4/2019)

Untuk pengamanan, saat ini jumlah anggota Kepolisian yang ada di masing-masing kecamatan sebanyak delapan orang. Kemudian ditambah dua anggota TNI.

"Kami akan tambah dua orang lagi. Ini sebenarnya sudah melebihi jumlah yang seharusnya hanya empat orang saja," sebutnya.

Ia menambahkan, penyebab kejadian kini tengah penyelidikan dari Tim Inavis Polda Sumatera Barat. Selanjutnya, hasil olah TKP itu akan dibawa ke Medan, Sumatera Utara.

Hal serupa juga disampaikan Dandim 0311 Pesisir Selatan Letkol. Kav. Edwin Dwiguspana, M.Tr. 

Dirinya mengaku juga bakal menambah jumlah personel di tiap gudang surat suara di 15 kecamatan di Pesisir Selatan.

Hal itu guna antisipasi terulangnya kejadian serupa di berbagai kecamatanan lainnya. 

"Jadi, hingga penetapan resmi dari KPU, kami akan perketat pengamanan," tegasnya.

Terkait peristiwa itu, keduanya meminta, selain aparat keamanan, harus ada peran aktif dari warga sekitar untuk saling menjaga gudang penyimpanan surat suara.

Jika mendengar berkembang isu yang yang belum tentu benar, harap melapor langsung pada KPU, Bawaslu atau aparat penegak hukum.

"Mari kita jaga demokrasi ini dengan damai, seperti yang kita harapkan," pungkasnya.

Kontributor Pessel: Indra Yen

Berita Terkait

Baca Juga