Bawaslu Padang Pariaman Rekomendasikan Satu TPS Lakukan PSU

Bawaslu Padang Pariaman Rekomendasikan Satu TPS Lakukan PSU Ilustrasi - Foto: Almurfi Sofyan

Covesia.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat merekomendasikan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS 22 Nagari Kuraitaji, Kecamatan Nan Sabaris. Hal itu dikarenakan adanya pemilih yang tidak terdaftar mencoblos di TPS. 

"Pemilih tersebut mencoblos menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Provinsi Jambi. Dia juga mendapatkan surat suara lengkap," ujar Ketua Bawaslu Padang Pariaman, Anton Ishaq, Selasa (23/4/2019). 

Kata Anton, pihaknya telah menyampaikan rekomendasi PSU ke Panwascam dan PPK Nan Sabaris pada 18 April 2019 lalu. Menurutnya, PSU harus dilaksanakan paling lambat 10 hari setelah rekomendasi dikeluarkan oleh Bawaslu.

"Rekomendasi itu wajib dilaksanakan. Jika tidak dilaksanakan PPK bisa terkena sanksi etik dan pidana pemilu," tukas Anton.

Terpisah, Koordinator Divisi Teknis KPU Kabupaten Padang Pariaman, Ori Sativa mengatakan pihaknya telah memanggil PPS Nagari Kuraitaji dan KPPS TPS 22 untuk mengklarifikasi temuan Bawaslu tersebut.

"Dari informasi awal ada sembilan pemilih yang coblos tidak sesuai dengan alamat di KTP. Namun jumlah itu tidak semuanya memilih menggunakan KTP luar daerah. Ada yang benar-benar terdaftar di DPK," katanya.

Menurutnya, setelah rapat bersama dengan stakeholder terkait, di TPS 22 Nagari Kurai Taji itu akan digelar PSU pada tanggal 27 April 2019 mendatang. 

Kontributor Pariaman: Almurfi Sofyan

Berita Terkait

Baca Juga