Penumpang Kapal ke Siberut Membludak, Personel Polisi Pengamanan TPS Diturunkan

Penumpang Kapal ke Siberut Membludak Personel Polisi Pengamanan TPS Diturunkan Tampak sejumlah personel kepolisian pengamanan TPS batal berangkat karena penumpang kapal menuju Siberut, Mentawai, penuh. Foto: istimewa

Covesia.com - Beberapa personel pengamanan TPS dari kepolisian terpaksa batal berangkat hari ini (Sabtu,13/4/2019) menuju wilayah Siberut dikarenakan jumlah  penumpang kapal antar pulau Simasin membludak. 

Kapal tersebut dipenuhi penumpang yang kembali ke kampung halaman untuk menyuarakan suaranya pada 17 april 2019 mendatang.

Selain disesaki warga, kapal antar pulau yang berangkat pagi ini yakni Kapal Simasin, Beriloga, dan Simatalu juga dipenuhi oleh tim pengamanan pemilu 2019 dari Polri dan TNI menuju pulau Siberut dan pulau Pagai. 

"Personel Polri untuk pengamanan pemilu 2019 ada 212 orang dan diantaranya 75 dari Polda," ungkap Kompol Maman Rusadi Kepala Bagian Operasional Polres Kepulauan Mentawai, Sabtu (13/4/2019). 

Kata Maman, personel pengamanan pemilu 2019 sudah mulai disebar sejak Jumat sampai Minggu nanti (12 sampai 14 April 2019) ke wilayah Kepulauan Mentawai. 

"Hari ini, seluruh personel sudah bergerak, termasuk pengawalan kotak suara di setiap kecamatan dan pada Minggu, 25 tim Dalmas Polres Mentawai akan kita berangkatkan. Tahap awal, kita mengutamakan penyebaran personel ke wilayah TPS terjauh," tuturnya.

Dia menambahkan, bahwa pengawalan distribusi logistik dari kecamatan menuju TPS di tingkat desa hingga dusun nantinya melalui boat, pong-pong, ataupun ojek tergantung kondisi daerahnya. 

"Pada setiap kecamatan kita menempatkan dua perwira, selain anggota Pengamanan (Pam) TPS untuk mengendalikan atau mengontrol mereka," katanya.

Jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kata Maman, anggota Pam TPS dapat berkoordinasi dengan Perwira Menengah Pengawas (Pamenwas) maupun Perwira Utama Pengawas (Pamawas). 

Kontributor Mentawai: Kornelia Septin Rahayu

Berita Terkait

Baca Juga