Pemkab Mentawai Butuh Akses Telekomunikasi Cepat untuk Tingkatkan Kinerja

Pemkab Mentawai Butuh Akses Telekomunikasi Cepat untuk Tingkatkan Kinerja Foto: Kornelia Septin Rahayu

Covesia. com - Demi membuka keterisoliran Mentawai dari status 3 T, Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet meminta beberapa bantuan kepada Direktur LTIMP BAKTI diantaranya menambah BTS sebanyak 77 site, VSAT internet 210 site, jaringan fiber optik dari Mapaddegat Sipora Utara mengarah ke pulau Siberut dan Pagai, jaringan bandwith radio antar pulau, kecamatan, dan desa. 

Hal tersebut dikarenakan lokasi desa dan dusun yang terpisah-pisah dan tersebar. 

"Kita konsisten sebagai daerah pariwisata komunikasi di Mentawai berjalan lancar dan cepat. Selain itu untuk menunjang  e-budgeting, e-planning, dan integrasi antar OPD pada satu titik alat komunikasi, " kata Yudas saat peresmian BTS Blank Spot di daerah 3T dan Layanan Akses internet di Poskesdes desa Matobe kecamatan Sipora Selatan serta sosialisasi Indonesia Merdeka Sinyal, Kamis (11/04/2019). 

Selain itu kata dia, hal tersebut dapat menurunkan kemungkinan terjadinya penyalahgunaan kewenangan, mempermudah layanan kesehatan, pendidikan, serta mencerdaskan masyarakat, di mana kondisi layanan akses internet ia katakan sudah mencapai 75% dari 43 desa yang tersebar di Kepulauan Mentawai. 

Sementara pada tempat dan saat bersamaan, Direktur Layanan Telekomunikasi dan Informasi untuk Masyarakat dan Pemerintah Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (LTIMP BAKTI) Danny Januar Ismawan mengatakan, dengan adanya site BTS, akses internet, dan Palapa Ring diharapkan mampu mengurangi kesenjangan digital dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Mentawai.

Ia berharap target 2020 Indonesia Merdeka Sinyal juga dapat terealisasi di Mentawai. 

"Tantangan bagi kami dari BAKTI Kominfo bagaimana memaksimalkan layanan BTS, akses internet dengan menghadirkan inovasi dan solusi bagi warga Mentawai di daerah 3T, " kata Danny.

Selain itu karena Mentawai berada pada daerah 3T dan berbatasan dengan negara lain, kata dia, Mentawai menjadi lokasi super prioritas komitmen BAKTI Kominfo. 

Sebagai daerah destinasi pariwisata, ia berharap pemuda/pemudi Mentawai juga dapat meningkatkan kompetensi berbahasa Inggrisnya dengan menggunakan akses internet. 

"Ke depan BAKTI akan mengajak serta perusahaan startup di bidang pariwisata dan sektor nelayan kelautan untuk melihat peluang dan membantu memberikan inovasi bagi Kepulauan Mentawai," ujar Danny. 

Ia juga mengingatkan para orang tua agar mengantisipasi dampak negatif internet kepada anak-anak.

"Generasi muda sebaiknya lebih bijak mengakses internet dan membiasakan menyaring informasi sebelum sharing," tutupnya.

Kontributor Mentawai: Kornelia Septin Rahayu

Berita Terkait

Baca Juga