Daerah 3 T di Sumbar Dapat Perhatian Khusus Kominfo Soal Layanan Internet Cepat

Daerah 3 T di Sumbar Dapat Perhatian Khusus Kominfo Soal Layanan Internet Cepat Ilustrasi - pixabay

Covesia.com - Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar di Sumatera Barat mendapatkan akses internet cepat melalui program Palapa Ring dari Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Akses internet cepat itu dibuktikan dengan sambungan video jarak jauh yang sangat lancar antara Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara di Padang dengan Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet di Kecamatan Sipora, Mentawai, Kamis (11/4/2019).

Mentawai yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia sebelumnya tidak memiliki sambungan jaringan internet yang baik.

Hanya ibu kota kabupaten yang memiliki jaringan internet, tetapi kecepatannya sangat rendah. Akibatnya sekolah di daerah itu tidak bisa mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

Pelayanan maksimal berbasis teknologi juga belum bisa diberikan untuk bidang perekonomian dan kesehatan di daerah itu.

Padahal banyak aplikasi yang bermanfaat bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan layanan, misalnya halodoc.

Aplikasi itu memungkinkan masyarakat dan tenaga kesehatan di daerah 3T berkonsultasi kesehatan dengan dokter yang berkompetensi.

"Sarana kesehatan dari Puskesmas hingga rumah sakit akan mendapatkan layanan internet juga, untuk sekolah dari SD hingga SMA akhir tahun ini dapat internet," kata Menteri Kominfo Rudiantara.

Termasuk untuk daerah 3T perbatasan yang secara finansial tidak menarik minat swasta untuk dikelola (financially not viable).

"Pemerintah hadir untuk memastikan bahwa hak atas informasi melalui akses telekomunikasi dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat di seluruh penjuru Indonesia," katanya.

Hal itu dimungkinkan dengan telah tersambungnya "jaringan tulang punggung" Palapa Ring dari Barat hingga Timur Indonesia pada akhir tahun 2019.

Bupati Mentawai Yudas mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi bantuan internet cepat yang memungkinkan pelayanan pada masyarakat bisa semakin maksimal.

"Bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi sangat terbantu dengan adanya jaringan komunikasi yang baik itu," ujarnya.

(ant/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga