Persediaan Buku Keur di Kota Pariaman Kosong, Pemilik Truk Mengeluh

Persediaan Buku Keur di Kota Pariaman Kosong Pemilik Truk Mengeluh Pengecekan Keur di Dishub Kota Pariaman, Rabu (10/4/2019)(Foto: Covesia/ Almurfi Syofyan)

Covesia.com - Sejumlah sopir truk di Kota Pariaman mengeluhkan kekosongan buku Keur di daerah itu sejak seminggu terakhir. Akibatnya, sejumlah mobil truk yang telah mati izin jalan itu tak bisa beroperasi keluar daerah.

"Saya sudah dua kali bolak-balik kesini untuk memperpanjang dan mengganti buku keur, tapi kata petugasnya buku keur itu sedang kosong," ujar salah seorang sopir truk Rafki (43) saat dijumpai dilokasi Uji Keur Komplek Terminal Jati, Pariaman, Rabu (10/4/2019).

Menurutnya, jika buku keur tetap kosong dan tak ada solusi dari pihak terkait, bisa saja puluhan sopir truk yang ada di Pariaman terancam menjadi pengangguran karena kebanyakan sopir truk tak memiliki keahlian lain.

"Ini harus diantisipasi secepatnya oleh pihak terkait, kalau tidak anak-anak kami dirumah bisa tidak makan karena kami tidak bekerja," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pariaman Yota Balad membenarkan kekosongan buku keur tersebut. Menurutnya, pihaknya telah dua minggu kemarin mengajukan pengadaan buku keur tersebut ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

"Ya benar memang habis, tapi kami telah mengajukan pengadaan buku keur itu ke koperasi di Padang Jakarta sejak dua minggu yang lalu," ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Rabu (10/4/2019).

Kata Yota Balad, pihaknya telah mengeluarkan surat keterangan yang fungsinya sebagai buku keur pengganti bagi pemilik mobil yang ingin mengganti buku keur tersebut.

"Untuk sementara kami pakai surat keterangan sebagai buku keur pengganti, agar aktifitas masyarakat tidak terganggu," imbuhnya.

Kontributor Pariaman: Almurfi Syofyan


Berita Terkait

Baca Juga