Gali Potensi Menuju Tingkat Nasional, Ratusan Siswa SLB di Sumbar Ikuti Lomba Literasi

Gali Potensi Menuju Tingkat Nasional Ratusan Siswa SLB di Sumbar Ikuti Lomba Literasi Tampak sejumlah siswa SLB yang sedang mengikuti lomba membuat comik strip, di Padang, Selasa (9/4/2019)(Foto: Ist)

Covesia.com - Sebanyak 133 siswa SLB yang berasal dari sekolah-sekolah SLB negeri dan swasta mengikuti Lomba Literasi SLB tingkat Provinsi Sumbar, di Padang, Selasa (9/4/2019).

Siswa SLB tersebut mengikuti sejumlah lomba, yakni lomba literasi membaca puisi, mendongeng, menulis kreatif cerpen, cipta komik strip, menyari buku, dan lomba cipta puisi. 

Dari pantauan di lapangan, meski memiliki keterbatasan, para siswa SLB tersebut tampak antusias mengikuti lomba tersebut.

Kepala Bidang PLSB Dinas Pendidikan Sumbar, Irman, mengatakan para juara lomba literasi SLB ini nantinya akan mewakili Sumbar dalam lomba literasi SLB tingkat Nasional.

"Sebelumnya, anak-anak berkebutuhan khusus SDLB, SMPLB, dan SMALB se-Sumbar ini telah mengikuti seleksi tingkat kabupaten dan kota. Nah sekarang mereka ikut seleksi di tingkat provinsi dimana para juara lomba masing-masing bidang yang diperlombakan akan mewakili Sumbar ke lomba literasi SLB tingkat Nasional. Mudah-mudahan Sumbar kembali meraih juara tahun ini, karena tahun 2017 dan 2018 Sumbar meraih juara 3 tingkat Nasional," sebutnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, meskipun para siswa SLB memiliki hambatan seperti hambatan intelektual, melihat, bergerak, berkonsentrasi, namun mereka memilik potensi yang luar biasa.

"Mudah-mudahan dengan adanya lomba literasi ini, potensi para siswa-siswi SLB kita bisa tergali dan bisa lebih dikembangkan oleh guru-guru pendamping terutama dalam bidang literasi. Selain itu juga bisa menumbuhkan kompetensi yang sehat dan sportif antar peserta didik di sekolah kabupaten atau kota di bidang literasi," imbuhnya.

Lebih lanjut, dia menyampaikan, saat ini, jumlah sekolah SLB di Sumbar sebanyak 145 sekolah, terdiri dari 29 SLB negeri dan 114 SLB swasta. 

"Kita memang kekurangan tenaga pendamping di sekolah-sekolah SLB di Sumbar. Mudah-mudahan dalam tahun ini akan lebih kita perbanyak jumlah tenaga pendamping di sekolah-sekolah SLB agar bisa menggali potensi para siswa-siswi SLB," kata dia.

Sementara itu, salah seorang peserta, Rahmat Anafi, siswa yang tengah duduk di kelas 5 SDLB Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok ini mengatakan, ia telah mengikuti lomba ini sudah dua kali dari tahun sebelumnya.

"Tadi saya baca puisi “Aku” karya Chairil Anwar. Persiapannya sudah satu bulan dan berlatih di sekolah, namun tadi ketika membaca puisi lumayan gerogi di depan para juri. Tahun lalu juga pernah ikut lomba, ini yang kedua kalinya, senang rasanya bisa ikut lomba ini lagi dan tahun besok pengen ikut lagi. Mudah-mudahan bisa juara 1," ungkapnya. 

(don)


Berita Terkait

Baca Juga