Disdukcapil Pariaman Sebut 4.013 Warganya Belum Lakukan Perekaman E-KTP

Disdukcapil Pariaman Sebut 4013 Warganya Belum Lakukan Perekaman EKTP Ilustrasi (Dok. covesia)

Covesia.com - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Pariaman mencatat sebanyak 4.013 warga Pariaman belum melakukan perekaman E-KTP. Padahal sampai saat ini ada 66.476 warga Kota Pariaman yang sudah wajib memiliki E-KTP.

"Untuk itulah kami melaksanakan program perekaman E-KTP langsung ke desa-desa se-Kota Pariaman," ujar Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Pariaman, Hardinal Desman, Jumat (5/4/2019). 

Kata Hardinal, program tersebut merupakan kegiatan tahunan dan himbauan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tentang percepatan perekaman E-KTP. 

"Karena untuk warga di kecamatan Pariaman Utara masih banyak yang belum melakukan perekaman, sehingga kita saat ini fokus disana," ungkapnya.

Menurutnya, perekaman E-KTP dengan pola jemput bola itu akan terus dilakukan agar warga Kota Pariaman yang belum melakukan perekaman bisa menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 17 April mendatang.

"Saat ini pihak KPU masih mendata warga untuk DPT Tambahan dan jemput bola kami lakukan agar warga yang berusia 17 tahun sudah bisa menggunakan hak pilihnya saat Pemilu nanti," tambahnya.

Ia berharap agar masyarakat sekitar bisa memanfaatkan momen perekaman dengan sistem jemput bola ini agar pada pemilu nanti dapat menggunakan hak pilihnya dan bila ada keperluan tidak perlu lagi bersusah payah mengurus KTP.

Sementara itu, Kepala Desa Tungkal Selatan, Rahayadi Ningrat mengapresiasi kegiatan jemput bola Disdukcapil itu. Ia berharap dengan adanya perekaman data itu warga yang telah lengkap administrasi kependudukannya sudah bisa menggunakan hak pilihnya.

Kontributor Pariaman: Almurfi Syofyan

Berita Terkait

Baca Juga