Pesan Aneh Amreh Santoso Usai Dinyatakan Hilang Misterius di Kelok 9 Sumbar

Pesan Aneh Amreh Santoso Usai Dinyatakan Hilang Misterius di Kelok 9 Sumbar Amreh Santoso warga Rengat, Provinsi Riau yang dinyatakan hilang di kelok 9, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar Senin (25/03/2019) (Foto: Istimewa)

Covesia.com  – Teka-teki hilangnya Amreh Santoso (37), salah seorang warga Rengat, Riau di Kelok 9, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar masih menjadi misteri. Pihak keluarga yang mendatangi lokasi serta rekannya mendapat pesan aneh dari Amreh setelah dirinya dinyatakan hilang.

Pesan tersebut datang dua kali. Yang pertama diterima oleh istrinya sekitar pukul 05.15 WIB melalui pesan SMS yang isinya “Perkuatlah Ibadah”. Sedangkan pesan SMS yang kedua disampaikan ke salah seorang rekannya yang satu mobil dengan Amreh dari perjalanan Padang menuju Pekanbaru. Pesan itu berbunyi “Pulang lah duluan. Nanti saya susul dengan kuda putih” sekitar pukul 06.00 WIB.  

Sontak, pesan ini membuat rekannya kaget dan cemas. Usai membaca pesan, rekan-rekan mencoba untuk menghubungi ponsel Amreh dan tidak bisa dihubungi. Bahkan SMS balasan yang dikirim tidak terkirim.

“Iya ada dua pesan yang masuk dari Amreh. Satu ke istrinya dan satu lagi ke salah seorang rekan satu rombongannya di mobil. Padahal saat dihubungi lagi, HP Amreh tidak aktif dan SMS tidak terkirim,” kata wali Jorong Ulu Aia, Iskarmon Basir kepada Covesia.com, Senin (25/03/2019).

Iskarmon menyampaikan pesan ini diketahuinya setelah istri Amreh datang ke lokasi pukul 12.00 WIB dari Rengat dan langsung memberitahu masyarakat bahwa dirinya mendapat pesan dari Amreh pukul 05.15 WIB. Hal ini dirasa tidak logis mengingat Amreh hilang pukul 02.00 WIB dan HP miliknya sudah tidak aktif lagi.

Setelah itu, ada lagi rekan satu rombongan Amreh yang memberanikan diri untuk menyampaikan bahwa dirinya juga mendapatkan pesan pukul 06.00 WIB. Mendengar hal itu, masyarakat menduga Amreh diduga dibawa oleh orang Bunian. Pasalnya, lokasi hilangnya Amreh kerap disebut masyarakat sekitar sebagai lokasi yang angker.

Sebelumnya, Amreh dinyatakan hilang oleh rekan-rekannya di kelok 9 pukul 01.45 WIB, Senin (25/03/2019). Amreh meminta sopir untuk berhenti sejenak karena dirinya tidak tahan lagi untuk buang air besar. Kemudian Amreh melaju sendirian ke arah sungai kecil di tepi jalan. Saat itu, cuaca sedang cerah, hanya saja tidak ada lampu penerangan jalan disekitar lokasi. Sedangkan Amreh hanya mengandalkan lampu senter dari HP miliknya

Setelah menunggu setengah jam, salah seorang rekan Amreh mencoba menghubunginya melalui seluler. Ternyata HP Amreh tidak aktif. Kemudian turunlah sopir dan rekan-rekannya untuk menyusul Amreh. Ternyata Amreh tidak ada lagi di Sungai. Bahkan jejaknya juga tidak ditemukan.

Merasa ada yang tidak beres dengan Amreh, rekannya yang berjumlah 6 orang langsung menghubungi masyarakat untuk meminta bantuan untuk melakukan pencarian. Informasi ini kemudian menyebar dan diketahui oleh Basarnas Kabupaten Limapuluh Kota pukul 03.00 WIB.

Baca Juga: https:Seorang warga Riau Dilaporkan hilang Misterius di Kelok 9 Sumbar

Berita Terkait

Baca Juga