Baksos Pelayanan Kesehatan di Mentawai Jemput Bola Warga Kurang Mampu

Baksos Pelayanan Kesehatan di Mentawai Jemput Bola Warga Kurang Mampu Foto: Covesia/ Septin Rahayu

Covesia.com - Dalam rangkaian kegiatan TMMD ke 104, Satgas TMMD menggelar kegiatan Bakti Sosial Pelayanan Kesehatan kepada masyarakat secara gratis yang bekerjasama dengan Dinas kesehatan,  RSUD Mentawai, dan ditinjau langsung oleh perwakilan Kemenkes RI.

Ratusan masyarakat dari wilayah Sipora utara dan Sipora selatan dan para pelajar ikut melakukan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis yang diselenggarakan di RSUD Mentawai, kecamatan Sipora utara. 

Pelayanan kesehatan yang digelar diantaranya, khitanan, pemeriksaan pasca khitanan, pemeriksaan gigi, penyuluhan Gerakan Masyarakat menuju Mentawai Sehat, dan berfokus pada pengobatan umum.

"Kegiatan ini meningkatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kita berharap ke depan, Bakti Sosial pelayanan Kesehatan bergerak dari pulau ke pulau,  dari desa ke desa yang lain," ujar Lahmuddin Siregar Kepala Dinas Kesehatan Mentawai di RSUD Mentawai, Rabu (20/3/2019). 

Selanjutnya Lahmuddin mengungkapkan bahwa berdasarkan data, masih 8% warga yang dapat memanfaatkan RSUD  dikarenakan faktor geografis Kepulauan Mentawai.

Ia menuturkan bahwa dokter yang bertugas akan mendiagnosa penyakit yang mayoritas diderita pasien.

"Biasanya penyakit-penyakit yang muncul diantaranya,  ISPA, TB, diare, dan penyakit lainnya yang masih berbasis lingkungan," ungkap Lahmuddin.

Sementara itu Dodi Herman Unit Sekretaris Jendral kementrian kesehatan RI mengatakan bahwa dengan adanya kaegiatan ini, pihaknya dapat menilai pelayanan kesehatan kepada masyarakat apakah bersinergi, berjalan sempurna atau mengalami kendala,  dan untuk mengetahui seberapa besar dampak dari kegiatan ini dalam kesehatan.

"Dari screening kesehatan kita bisa melihat kasusnya bisa ditindaklanjuti atau tidak. Seperti kasus gizi buruk, pencemaran limbah yang mengakibatkan satu dusun terdampak, dan faktor lainnya. Kita juga menilai kekuatan SDM kesehatan, apa saja yang perlu difollow up," tutur Dodi.

Ia juga meninjau apakah dengan jumlah pasien yang cukup besar dalam setahun bisa meningkatkan status RSUD Mentawai dari tipe D ke Tipe C dengan melengkapi tenaga spesialis dan perlengkapan kesehatan lebih banyak lagi. 

Ia juga mengapresiasi inisiatif Kodim 0319 Mentawai yang mengakomodir mobilisasi masyarakat kurang mampu dari desa yang jauh hingga dari desa Sioban, kecamatan Sipora selatan dengan menggunakan mobil Kodim dan SAR Kelas B Mentawai.

Pada saat bersamaan, Letkol Czi Didit Yusnadi Dansatgas TMMD ke 104 di Mentawai berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara fisik dan mendekatkan TNI dengan masyarakat.

Sementara kegiatan Baksos pelayanan kesehatan ini berlangsung selama satu hari dan mencapai 400 an pasien. 

"Kegiatan ini sangat bagus dan berharap ke depan diselenggarakan lagi, " ujar Toniem salah seorang pasien yang mendaftar.

Sementara itu Alegra Mairani siswa SMAN 2 Sipora juga sangat bersyukur dengan adanya kegiatan ini karena membantu akses warga yang jauh dari RSUD dan warga yang kurang mampu. 

Kontributor Mentawai: Kornelia Septin Rahayu


Berita Terkait

Baca Juga