Sumbar Darurat Narkoba, Polisi: Pelaku Gunakan Modus Baru

Sumbar Darurat Narkoba Polisi Pelaku Gunakan Modus Baru Jajaran Ditresnarkoba Polda Sumbar saat melakukan Press Conference pengungkapan kasus Narkoba beberap waktu yang lalu, di Mapolda Sumbar (Foto: Dok. Covesia)

Covesia.com - Dua kilogram sabu yang dibawa oleh pelaku H (42) dan DT (43) terbilang menggunakan modus baru, mereka membawa anggota keluarga ketika membawa sabu dari Pekanbaru. Hal ini diungkapkan oleh  Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar Kombes Pol. Ma'mun.

"Ini modus baru, kita perhatikan mereka menggunakan kendaraan pribadi dan membawa sejumlah keluarga atau saudara yang tidak mengerti apa-apa," ujar Kombes Pol. Ma'mun di Padang, Rabu (20/3/2019).

Menurutnya, cara seperti ini lebih kepada kamuflase, keluarga diikutkan untuk menghilangkan kecurigaan kepolisian. "Penangkapannya cukup besar, untuk mendalami jaringannya Polda Sumbar telah melakukan komunikasi dengan Polda Riau," sebutnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan narkoba sangat unik, jika pelaku banyak yang ditangkap harganya naik. Namun sebaliknya, jika dibiarkan saja barang haram tersebut akan beredar dengan jumlah yang banyak. Makanya, jalanya adalah dengan cara memiskinkan bandar narkoba.

"Yang ditakutkan oleh bandar adalah pemiskinan, kalau ini sudah terjadi pengungkapan akan turun. Bisnis ini sangat menggiurkan dan negara juga banyak menghabiskan uang untuk menuntaskan peredaran narkoba tersebut," ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Syamsi mengatakan dengan maraknya penangkapan pelaku peredaran narkotika, Polda Sumbar menetapkan Sumbar dalam status darurat narkoba. 

"Sudah dilakukan pengungkapan penyalahgunaan tindak pidana narkoba. Barang bukti cukup banyak. Menandakan bahwa Sumbar sudah status termasuk darurat narkoba," ujar Syamsi.

(dil/don)


Berita Terkait

Baca Juga