Polisi Ringkus Tiga Preman Diduga Pelaku Pungli di Jembatan Darurat Kayu Tanam

Polisi Ringkus Tiga Preman Diduga Pelaku Pungli di Jembatan Darurat Kayu Tanam Ilustrasi (Ist)

Covesia.com - Diduga melakukan Pungutan Liar (Pungli), di kawasan jembatan darurat Batang Kalu, Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, tiga preman ditangkap polisi.

Ketiga preman yang ditangkap tersebut merupakan warga Nagari Kayu Tanam, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam. Ketiganya berinisial N (52), E (43), dan ME (39).

Informasi yang dikumpulkan Covesia.com, penangkapan tersebut dilakukan Sabtu (16/3/2019) sekitar pukul 22.15 Wib. Penangkapan berawal dari laporan sejumlah sopir mobil truk yang resah karena setiap melintasi jembatan darurat Batang Kalu, Kayu Tanam, sering dipalak dan diperas oleh para preman.

"Mendapatkan informasi adanya dugaan pungli dikawasan jembatan darurat itu, saya perintahkan anggota untuk menelusuri laporan itu di lapangan," ujar Kapolres Padang Pariaman AKBP Rizki Nugroho, Minggu (17/3/2019) saat dihubungi Covesia.com. 

Kata Kapolres, tim opsnal menindak lanjuti dengan melakukan penyamaran dengan menumpangi sebuah truk. Sesampai dilokasi jembatan darurat tersebut truk yang ditumpangi Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Padang Pariaman dihentikan oleh seorang preman.

Seorang Preman tersebut, dijelaskan Kapolres, meminta paksa uang sebesar Rp.100 ribu kepada sopir truk dan apabila tidak memberi maka mobil truk tersebut disuruh balik kanan dan tidak boleh lewat jembatan tersebut. 

"Saat preman sedang meminta paksa itulah tim opsnal mengamankan preman tersebut serta turut diamankan dua orang lainnya yang mempunyai tugas dan perannya masing-masing," jelas Kapolres.  .

Sejumlah barang bukti berupa satu unit telepon genggam, dan uang kertas dengan pecahan Rp100 ribu, Rp10 ribu, Rp5 ribu, dan Rp2 ribu yang diduga hasil pungli juga ikut disita dari tangan tiga preman tersebut.

"Saat ini ketiganya dibawa ke Mapolres Padang Pariaman untuk pemeriksaan lebih lanjut," tutup Kapolres.

Kontributor Pariaman: Almurfi Syofyan

Berita Terkait

Baca Juga